Bintang Persib Zalnando Putar Otak Agar Bisnis Kuliner Rendang Bisa Jalan di Masa Pandemi Virus Corona

Oleh Ario Yosia pada 06 Apr 2020, 19:35 WIB
Diperbarui 06 Apr 2020, 19:35 WIB
Zalnando (Persib Bandung)
Zalnando jadi pemain baru Persib mulai musim 2019. (Bola.com/Erwin Snaz)

Bola.com, Jakarta - Imbas negatif dari penyebaran wabah virus vorona COVID-19 di Indonesia memukul berbagai bidang kehidupan. Banyak bidang usaha yang macet, karena aktivitas masyarakat luas jadi terbatas.

Bek kiri Persib Bandung, Zalnando, blak-blakan mengakui bisnis kuliner yang dijalankannya juga terdampak akibat pandemi COVID-19.

Selain sebagai pesepak bola profesional, Zalnando juga menjalankan usaha kuliner sejak dua tahun lalu. Zalnando menjual panganan rendang yang diberi merek Rendangpedia.

"Di rumah ada kedai, situasinya sedang sulit saat ini, jadi saya tutup dulu. Tapi supaya bisa membantu, saya jualan online juga," kata Zalnando dikutip dari Pikiran Rakyat.

Di sisi lain, Zalnando juga tetap ingin membantu mereka yang terdampak wabah COVID-19 melalui bisnisnya tersebut.

Zalnando menyediakan potongan harga khusus bagi mereka yang tetap harus bekerja di luar rumah saat situasi wabah seperti saat ini. Beberapa di antaranya adalah perawat, dokter, dan polisi.

"Bukan hanya pejuang kemanusiaan di rumah sakit, tapi juga polisi dan mereka yang tetap bekerja untuk kemanusiaan dalam situasi wabah ini. Saya berikan potongan 20 persen," ujar Zalnando.

 

2 dari 3 halaman

Latihan Jarak Jauh

Gelandang Persib Bandung, Febri Hariyadi, mengontrol bola saat melawan TIRA Persikabo pada laga Piala Presiden 2019. (Bola.com/Yoppy Renato)
Gelandang Persib Bandung, Febri Hariyadi, mengontrol bola saat melawan TIRA Persikabo pada laga Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (2/3). Persib kalah 1-2 dari TIRA. (Bola.com/Yoppy Renato)

Persib Bandung resmi menghentikan total aktivitasnya sejak tanggal 24 Maret 2020 imbas pandemi virus corona COVID-19 yang melanda Indonesia. Latihan rutin para pemain pun digelar secara mandiri di rumah masing-masing.

"Seminggu dua kali ada latihan ketahanan tubuh. Sekali dalam seminggu ada latihan aerobik dan anaerobik. Setelahnya, mereka pemain bisa latihan masing-masing sesuai kebutuhan," kata pelatih Persib, Robert Alberts seperti dilansir media lokal Jawa Barat, Pikiran Rakyat.

Para pemain akan dipantau latihannya secara daring oleh tim pelatih. Robert Alberts cs. membuat lomba video latihan bagi para pemain.

Asisten pelatih Persib, Yaya Sunarya, memaparkan diadakannya lomba video latihan itu bertujuan untuk memotivasi para pemain berlatih di tengah situasi sulit seperti sekarang.

Ada pun video latihan yang diperlombakan adalah latihan mandiri pemain di luar latihan yang materinya disiapkan pelatih.

"Kami berusaha mengirimkan program-program, pekan perdana latihan pemulihan fisik. Pemain bisa membuat program latihan sendiri di kediaman masing-masing menyesuaikan program yang dikirimkan tim pelatih. Nantinya para pemain berlomba untuk mengirimkan video latihannya latihan mandiri sendiri, bebas apa saja. Dalam sepekan ada dua hari sesi pemulihan latihan yang bisa digunakan untuk kepentingan perlombaan," kata Yaya di situs resmi Persib.

Para pemain Persib sejatinya sudah sering membagikan video latihan mandiri mereka di rumah masing-masing. Para pemain Maung Bandung sering membagikannya di media sosial Instagram atau Twitter. Sesekali sambil mengkampanyekan gerakan #dirumahaja demi menghindari potensi penularan virus COVID-19.

 

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓