Riko Simanjuntak dan Marko Simic, Kombinasi Paling Maut di Liga 1

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 30 Apr 2020, 08:45 WIB
Diperbarui 30 Apr 2020, 08:45 WIB
Persija Jakarta - Marko Simic dan Riko Simanjuntak
Persija Jakarta - Marko Simic dan Riko Simanjuntak (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Sejak 2017, Labbola mencatat delapan pasangan dengan kombinasi paling maut di Liga 1. Siapa saja?

Duo Persija Jakarta, Riko Simanjuntak-Marko Simic, memimpin daftar tersebut. Riko total telah menyumbang sembilan assist kepada Simic dalam tiga musim terakhir. Pasangan Paulo Sergio dan Ilija Spasojevic menempel ketat di belakangnya.

Jika Riko banyak mengirimkan umpan kepada Simic dari sisi sayap, cara melayani Paulo Sergio ke Spasojevic berbeda.

Sebagai gelandang serang, Paulo Sergio lebih banyak memberikan umpan kepada Spaso dari tengah. Labbola merangkum, delapan gol Spasojevic berawal dari kiriman Paulo Sergio sejak Liga 1 2017 ketika keduanya masih sama-sama berseragam Bhayangkara FC.

Rizky Pora menjadi satu-satunya pemain yang mampu melayani dua penyerang sekaligus. Di Barito Putera, dia mengirimkan tujuh assists masing-masing kepada Rafael Silva pada 2019 dan Samsul Arif pada 2018-2019.

Umpan-umpan Rizky Pora banyak berawal dari sisi sayap mengingat posisinya sebagai gelandang sayap. Tidak jarang, bola hasil tendangan penjuru dari pemain berusia 30 tahun ini juga dimaksimalkan oleh Silva dan Samsul.

2 dari 4 halaman

4 Duet Lainnya

Tira Persikabo vs Bali United
Gelandang Bali United, Paulo Sergio, menggiring bola saat melawan Tira Persikabo pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Patriot Pakansari, Bogor, Kamis (15/8). Bali menang 2-1 atas Tira Persikabo. (Bola.com/Yoppy Renato)

Umpan Wiljan Pluim juga berhasil tujuh kali dikonversikan menjadi gol oleh kompatriotnya di PSM Makassar, Ferdinand Sinaga. Keduanya masih saling bekerja sama hingga musim ini.

Kombinasi maut lainnya di Liga 1 adalah duo Borneo FC, Terens Puhiri dan Lerby Eliandry. Pada 2017 dan 2019, Terens berhasil menyumbang tujuh assists kepada penyerang yang kini memperkuat Bali United tersebut.

Semusim bermain bareng di Bali United pada 2017, Irfan Bachdim mampu menciptakan tujuh umpan yang menjadi gol kepada Sylvano Comvalius. Pada akhir musim, penyerang asal Belanda itu mengukir 37 gol, terbanyak sepanjang sejarah Liga Indonesia.

Tujuh dari 17 gol Alex Goncalves untuk Persela Lamongan bermula dari umpan Kei Hirose. Berduet selama semusim, keduanya kini tidak lagi membela tim berjulukan Laskar Joko Tingkir tersebut.

3 dari 4 halaman

Daftar Assist Terbanyak ke 1 Pemain di Liga 1 2017-2020 Menurut Labbola

Pesona Wiljan Pluim, Playmaker Trengginas PSM
Statistik Pluim selama di PSM Makassar membuktikan betapa pentingnya sosok gelandang berusia 31 ini. (Bola.com/Yoppy Renato)

Riko Simanjuntak ke Marko Simic (9 Assists)

Paulo Sergio ke Ilija Spasojevic (8 Assists)

Wiljan Pluim ke Ferdinand Sinaga (7 Asissts)

Rizky Pora ke Rafael Silva (7 Asissts)

Rizky Pora ke Samsul Arif (7 Asissts)

Terens Puhiri ke Lerby Eliandry (7 Asissts)

Irfan Bachdim ke Sylvano Comvalius (7 Asissts)

Kei Hirose ke Alex Goncalves (7 Asissts)

 
 
 
View this post on Instagram

Riko + Simic with Persija A better ❤️ story than ______ #Liga1Stats

A post shared by labbola (@labbola) on

Sumber: Labbola

4 dari 4 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓