Agenda Latihan Bersama Kembali Diundur, Kerinduan Pemain Arema Makin Kuat

Oleh Iwan Setiawan pada 06 Mei 2020, 08:00 WIB
Diperbarui 06 Mei 2020, 08:00 WIB
Arema FC
Jebolan akademi Arema FC, Vikrian Akbar, Titan Fawazzi dan Aji Saka, saat latihan fisik bersama Singo Edan di Batu. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Arema FC semula berencana menggelar latihan kembali pada Selasa (5/5/2020). Tapi, agenda tersebut akhirnya ditunda hingga setelah Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Pemain Arema FC pun harus kecewa karena tak sedikit dari mereka yang sudah merindukan latihan bersama rekan-rekan setimnya.

Kepastian tanggal terbaru untuk latihan Arema FC juga belum ditentukan. Pandemi virus corona sampai detik masih belum teratasi membuat manajemen dan tim pelatih memutuskan untuk kembali menunda agenda latihan bersama. Jumlah pandemi terus bertambah hingga 12 ribu kasus positif di Indonesia.

Pemain Arema mulai jenuh dengan kondisi yang ada. Hal itu lantaran mereka tak punya banyak pilihan selain latihan sendiri di rumah atau tempat lainnya yang aman dari kerumunan.

“Saya sudah rindu. Semoga lekas membaik negeriku,” kata striker Arema, Kushedya Hari Yudo.

Sebenarnya pemain Arema berharap bisa menjalani latihan dengan tim. Sempat ada wacana latihan akan dibuat beberapa grup pemain. Seperti satu kali sesi latihan diikuti kurang dari 10 pemain.

Tujuannya agar tidak membuat keramaian dalam latihan. Sedangkan pemain lain bergilir latihan pada jam berbeda atau bahkan hari yang berbeda.

Tapi, opsi itu tak bisa berjalan karena sejumlah daerah menerapkan kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Sehingga pemain Arema FC tidak bisa datang ke Malang. Apalagi akhir bulan nanti pemeriksaan di pintu masuk setiap kota bakal dijaga lebih ketat karena ada larangan mudik atau pulang kampung saat Lebaran.

2 dari 3 halaman

Cara Dendi Santoso Mengusir Kebosanan

Dendi Santoso
Penyerang Arema FC, Dendi Santoso. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Melihat situasi ini, pemain senior Arema FC, Dendi Santoso tidak ingin larut dalam kesedihan. Dia punya banyak cara untuk terus latihan di rumah tanpa dihinggapi kebosanan. Dendi mengeksplorasi beberapa sisi rumahnya sebagai tempat latihan.

Dendi menggunakan tembok rumahnya sebagai partner latihan. Dendi mengasah feeling ball sekaligus kontrol bola dengan memantulkan ke tembok tanpa menyentuh tanah. Selanjutnya, dia menggunakan tangga rumahnya untuk latihan otot.

“Saya memanfaatkan setiap sudut yang ada untuk variasi latihan agar tidak bosan saat di rumah saja,” kata Dendi.

Tapi, ada juga yang tak bisa menahan diri dengan latihan di lapangan kampung halamannya bersama teman-teman lama karena itu cara efektif menjaga fisik. Meskipun sebenarnya pemerintah melarang segala kegiatan yang melibatkan banyak orang.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Lebih Dekat dengan Sandy Walsh (Part 2), Beragam Alasan untuk Bisa Bela Timnas Indonesia