Sikap Tegas Persipura Tentang Kompetisi dan Dana Subsidi: Pulihkan Kondisi Bangsa Terlebih Dulu

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 06 Mei 2020, 18:25 WIB
Diperbarui 06 Mei 2020, 18:44 WIB
TSC_Persipura Juara TSC 2016_Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jayapura - Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, angkat bicara terkait sikap dan pandangan tim berjulukan Mutiara Hitam itu terhadap kelanjutan kompetisi sepak bola dan situasi pandemi COVID-19. Bahkan Persipura bersurat kepada PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) untuk mengalihkan subsidi yang menjadi hak Persipura untuk disumbangkan kepada Tim Gugus Tugas COVID-19.

Tak ingin larut dalam polemik yang sedang terjadi mengenai masalah kelanjutan kompetisi dan subsidi kepada klub, Persipura Jayapura tegas mengeluarkan sikap yang diungkapkan oleh ketua umumnya, Benhur Tomi Mano. Persipura menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus lebih dulu pulih sebelum memikirkan sepak bola.

"Kalau ada yang berpikir bahwa kondisi sepak bola kita harus segera pulih, bagi Persipura Jayapura, Bangsa ini yang harus pulih terlebih dulu. Kalau bangsa kita pulih, maka sepak bola dengan sendirinya akan pulih, tapi kalau kondisi ini tidak membaik, bisa saja sampai 5 tahun ke depan sepak bola kita tidak jalan. Jadi mari kita bantu dan doakan agar bangsa ini segera pulih, sebagai warga negara, kita harus mengedepankan kepentingan bangsa dan negara," tegas Benhur Tomi Mano.

Mengenai subsidi yang harus dibayarkan oleh PT LIB kepada klub peserta kompetisi, termasuk Persipura Jayapura yang berkompetisi di Liga 1, Benhur Tomi Mano menegaskan akan menyumbangkan kepada Tim Gugus Tugas COVID-19 yang tengah berjuang untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

"Sebagai bentuk kepedulian kami terhadap bencana nasional ini, maka saya putuskan bahwa Persipura Jayapura tidak akan mengambil subsidi tahap kedua dari PT LIB. Saya sudah perintahkan manajer untuk kirim surat ke PT LIB, meminta agar subisidi tahap kedua milik Persipura Jayapura ditransfer langsung ke Tim Gugus Tugas COVID-19 Nasional sebagai sumbangan (nilai subsidi tahap kedua antara Rp350 juta hingga Rp520 juta)," tegas Ketua Umum Persipura Jayapura itu.

2 dari 4 halaman

Polemik Kelanjutan Kompetisi dan Subsidi

PT LIB
PT Liga Indonesia Baru (LIB). (Liga 1)

PT LIB baru saja bersurat kepada PSSI mengenai usulan agar kompetisi dihentikan setelah mendapatkan saran dari klub, serta mengajukan pertimbangan mengurangi angka subsidi klub Liga 1 dan Liga 2 yang harus dibayarkan, yaitu Rp350 juta untuk klub Liga 1, dan Rp100 juta untuk klub Liga 2.

Namun, PSSI menjawab surat yang ditandatangani oleh Direktur PT LIB, Cucu Somantri, melalui surat yang ditandatangani oleh Plt Sekjen, Yunus Nusi. Dalam balasannya, PSSI menegaskan kewajiban PT LIB selaku operator kompetisi untuk embayarkan Rp520 juta kepada klub Liga 1 dan Rp250 juta kepada klub Liga 2.

Sementara untuk pembahasan penghentian kompetisi, PSSI menjawab: "Mengenai kelanjutan pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2. PSSI tetap berpedoman kepada Peraturan Kesehatan dan Status Tanggap Darurat COVID-19 yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia."

 

3 dari 4 halaman

Pernyataan Lengkap Persipura Jayapura

Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano
Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano (Risa Rahayu Kosasih)

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano :

Terkait dengan terhentinya kompetisi sepak bola tanah air akibat wabah covid-19 di negara kita, saya selaku Ketua Umum Persipura Jayapura ingin menyampaikan beberapa hal :

- Kita jelas prihatin dengan situasi saat ini, oleh karena itu, kita harus terus berdampingan dengan pemerintah pusat untuk sama-sama berusaha menanggulangi wabah corona ini.

- Kami dari Persipura Jayapura sudah bersurat kepada LIB perihal korespondensi saran kelanjutan kompetisi kita. Kita berharap selanjutnya PSSI dapat mengambil keputusan dengan arif dan bijaksana.

- Kalau ada yang berpikir bahwa kondisi sepak bola kita harus segera pulih, bagi Persipura Jayapura Bangsa ini yang harus pulih terlebih dahulu, kalau bangsa kita pulih maka sepak bola dengan sendirinya akan pulih, tapi kalau kondisi ini tidak membaik, bisa saja sampai 5 tahun kedepan sepak bola kita tidak jalan, jadi mari kita bantu dan doakan agar bangsa ini segera pulih, sebagai warga negara, kita harus kedepankan kepentingan bangsa dan negara.

- Sebagai bentuk kepedulian kami terhadap bencana nasional ini, maka saya putuskan bahwa, Persipura Jayapura tidak akan mengambil subsidi tahap kedua dari LIB, saya sudah perintahkan Manajer untuk kirim surat ke LIB, minta agar subsidi tahap kedua milik Persipura Jayapura ditransfer langsung ke Tim Gugus Tugas Covid-19 Nasional sebagai sumbangan (nilai subsidi tahap kedua, antara Rp350.000.000 - Rp520.000.000)

- Kami mengajak kita semua untuk peduli terhadap kondisi ini, mari ikuti anjuran dan saran dari Pemerintah, dan kita doakan agar Tuhan pulihkan kembali bangsa Indonesia dari wabah corona ini. Bravo sepak bola Indonesia.

4 dari 4 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓