Rahasia Ketangguhan Persipura saat Bungkam Klub Kuwait di Piala AFC 2014

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 21 Mei 2020, 17:45 WIB
Diperbarui 21 Mei 2020, 17:45 WIB
Boaz Solossa
Persipura Jayapura ketika itu berhasil menembus semifinal setelah mendepak Al-Kuwait dengan agregat 8-4 di Piala AFC 2014. (AFP/Yasser Al-Zayyat)

Bola.com, Jakarta - Persipura Jayapura sempat membuat kejutan karena mampu lolos ke semifinal Piala AFC 2014. Tiket semifinal ketika itu diraih Persipura setelah mendepak wakil Kuwait, Al-Kuwait dengan agregat 8-4 di babak perempat final.

Pada laga leg pertama, Persipura Jayapura menyerah 2-3 dari Al-Kuwait di Al Kuwait Sports Club Stadium (19/8/2014). Modal dua gol tandang itulah yang siap dimanfaatkan Persipura dalam laga leg kedua di Stadion Mandala (26/8/2010).

Persipura berhasil memanfaatkan keuntungan tersebut dan membantai Al-Kuwait dengan skor 6-1. Kemenangan ini cukup mengantarkan tim berjulukan Mutiara Hitam itu melaju ke semifinal. Pelatih Jacksen Tiago mengaku ada beberapa rahasia di balik ketangguhan Persipura ketika itu.

Jacksen menilai, modal dua gol tandang membuat para pemain percaya diri melakoni leg kedua. Pelatih asal Brasil itu menyebut, para pemainnya lebih bugar karena sebelum menghadapi Persipura, lawan harus melakoni pertandingan di liga dan melakukan perjalanan panjang dari Kuwait ke Jayapura.

"Pada pertandingan pertama kami mampu mencetak gol. Sehingga anak-anak merasa ketika bermain di Jayapura kami akan tangguh. Kami hanya membutuhkan satu gol saja untuk lolos," kata Jacksen di Youtube Ricky Nelson Coaching.

"Kami lebih bugar daripada mereka. Menjelang pertandingan leg kedua, mereka masih memiliki satu pertandingan di liga. Itu akan memperpendek perjalanan panjang mereka dari Kuwait ke Jayapura. Kami sudah berada di Jayapura sejak lama," ucap Jacksen.

Selain itu, Jacksen Tiago juga menyebut timnya diuntungkan bermain di kandang, cuaca, dan durasi istirahat tim. Situasi inilah yang dimanfaatkan Persipura Jayapura.

2 dari 3 halaman

Sihir Robertino Pugliara

Robertino Pugliara
Pemain serbabisa Persipura Robertino Pugliara berduel dengan bek Bali United Wahyu Kristanto. (Liga Indonesia)

Persipura Jayapura ketika itu berhasil mendatangkan Robertino Pugliara dari PSM Makassar pada 20 Mei 2014. Kehadiran pemain asal Argentina itu untuk mengganti peran Boakay Eddie Foday yang didepak Persipura.

Kehadiran Robertino Pugliara berhasil menambah kekuatan Persipura di fase knockout Piala AFC 2014. Dalam laga melawan Al-Kuwait, Robertino Pugliara berhasil mencetak tiga gol.

"Kami perlu pemain yang lebih berkualitas di dalam tim. Kebetulan, Robertino baru dipecat dari PSM. Saya melihat Robertino adalah playmaker dengan pengetahuan yang tinggi," kata Jacksen.

"Dengan pola permainan yang saya miliki, Robertino bisa membantu kami. Akhirnya kami melakukan perubahan itu dan Robertino sangat luar biasa. Puji Tuhan pada pertandingan itu Robertino mencetak hattrick," ucap pelatih asal Brasil itu.

Persipura Jayapura akhirnya mencetak sejarah sebagai tim Indonesia pertama yang berhasil menembus semifinal Piala AFC. Namun, pada laga semifinal Persipura harus tersingkir karena kalah dengan agregat 2-10 dari klub Kuwait, Al-Qadsia.

Sumber:  Youtube Ricky Nelson Coaching

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓