Perasaan Irfan Jaya Sempat Campur Aduk Jelang Kepindahannya dari PSM ke Persebaya

Oleh Ario Yosia pada 22 Mei 2020, 20:10 WIB
Diperbarui 22 Mei 2020, 20:10 WIB
Gaya Santai Winger Persebaya Irfan Jaya di Luar Lapangan
Beberapa momen, pencetak 8 gol dari 26 laga tersebut juga sangat trendi dengan kaca mata yang dikenakannya. Ditambah, senyum manis yang ditunjukkan Irfan, menunjukkan ia sangat menikmati saat-saat santai di luar lapangan. (Liputan6.com/Instagram)

Bola.com, Jakarta - Irfan Jaya jadi salah satu pemain sayap andalan Persebaya Surabaya sejak tahun 2017 silam. Banyak momen suka duka yang dilalui pemain asal Bantaeng, Sulawesi Selatan itu selama memperkuat Tim Bajul Ijo.

Ia mengaku amat menikmati setiap momen bertanding di kandang sendiri. "Fanatisme Bonek luar biasa. Mereka selalu memenuhi stadion. Saya betah bermain di klub ini karena suporternya yang loyal," kata Irfan.

Namun, ia mengaku sering kesal pada diri sendiri, terutama jika Persebaya kalah di Surabaya. Sebut saja di laga terakhir Shopee Liga 1 2020, saat Persebaya dipermalukan Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, dengan skor 3-4.

“Kami sangat senang ketika bisa mendapatkan poin penuh di kandang karena bisa membahagiakan Bonek maupun Bonita. Namun sebaliknya, bila kami bertanding dan tidak bisa mendapatkan poin di kandang, rasanya sakit. Kasihan suporter, sudah bersedia meluangkan waktu untuk nonton pertandingan tapi dibuat kecewa dengan hasil akhir laga,” tutur pemain kelahiran 1 Mei 1996 tersebut

Irfan Jaya blak-blakan bahwa Persebaya merupakan klub kebanggaannya, walau ia bukan asli Surabaya atau Jawa Timur. Alasan utama karena di klub itu ia bisa gelar pemain terbaik Liga 2 pada musim 2017.

Reputasinya ikut terkerek hingga akhirnya dipanggil membela Timnas Indonesia.

“Sebelum berada di Persebaya, saya sempat bermain di Makassar untuk membela PSM. Tapi di sana saya kurang jam bertanding. Pikiran saya sempat campur aduk dan bingung, tetap bertahan di Makassar atau pindah ke Persebaya Surabaya tapi bermain di Liga 2. Akhirnya, tak berpikir panjang saya memilih Persebaya untuk bisa dapat kesempatan bermain lebih banyak lagi. Dan pilihan saya akhirnya tepat. Saya pun kini bermain di Liga 1 juga,” tutur Irfan Jaya.

2 dari 3 halaman

Lelang Jersey Kesayangan

Persebaya, Irfan Jaya
Pemain Persebaya merayakan gol yang dicetak Irfan Jaya dalam laga kontra Persipura Jayapura dalam pekan ke-12 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (2/8/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Di sisi lain, baru-baru ini Irfan Jaya melelang jersey yang dipakai saat membela Persebaya pada Piala Presiden 2019. Irfan melelang jersey tersebut melalui akun instagram pribadinya.

"Nantinya hasilnya sepenuhnya akan disumbangkan untuk pasien korban COVID-19 dan masyarakat terdampak pandemi ini yang berada di Makassar," kata Irfan Jaya seperti dilansir laman resmi klub.

Irfan melelang salah satu jersey kesayangannya tersebut dengan harga awal Rp1 juta. Penawaran berlaku dengan kelipatan Rp100 ribu.

Melihat antusiasme para pemainnya dalam melakukan aksi sosial, pelatih Persebaya, Aji Santoso memberikan apresiasi. Menurutnya, apa yang dilakukan penggawa Persebaya adalah perbuatan yang mulia.

Sebelum Irfan, tujuh pemain Persebaya sudah lebih dulu melelang jersey. Mereka mengumpukan jutaan rupiah untuk membantu warga terdampak Covid-19 maupun tenaga medis.

"Aksi sosial merupakan sesuatu yang sangat mulia, itu bagus sekali. Saya senang dengan apa yang dilakukan pemain-pemain Persebaya," ujar Aji.

 

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓