2 Opsi Waktu Pelaksanaan Shopee Liga 1 dan Liga 2 di Era New Normal

Oleh Wiwig Prayugi pada 13 Jun 2020, 10:21 WIB
Diperbarui 13 Jun 2020, 10:21 WIB
Aremania
Atmosfer Stadion Kanjuruhan ketika Arema menjamu Persebaya (15/8/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Jakarta - Anggota Exco PSSI, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya atau Yoyok Sukawi menuturkan, ada dua pilihan untuk waktu pelaksanaan kompetisi Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2. 

"Skema sementara ada dua opsi, yakni opsi pertama dilaksanakan 1 September 2020 sampai Februari 2021. Lalu opsi kedua 2 Oktober 2020 sampai Februari 2021. Namun, opsi ini belum diputuskan, masih kami bahas secara detail," tutur Yoyok Sukawi, Jumat (12/6/2020).

Pihaknya menambahkan, sampai saat ini PSSI masih terus membahas regulasi, terutama berkaitan dengan protokol kesehatan yang tepat dan disesuaikan dengan iklim kompetisi Indonesia.

"Regulasi masih kami bahas. Satu di antaranya apakah melibatkan penonton atau tidak. Apa saja nanti aturan ketika di dalam stadion, masih kami bahas semuanya," beber pria yang juga merupakan CEO PSIS itu

"Harapannya semoga kita bisa beraktivitas kembali dengan penyesuaian baru. Setidaknya meski klub mengalami kerugian, masyarakat bisa mendapatkan hiburan dari kompetisi," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Perubahan Regulasi

Shopee Liga 1 Logo
Shopee Liga 1 Logo. (Bola.com/Dody Iryawan)

Saat ini, kelanjutan kompetisi masih dalam pembahasan oleh PSSI. Wacana tersebut mengalir setelah insan sepak bola nasional dan klub aktif berkonsultasi.

Beberapa wacana yang berkembang adalah pelaksanaan kompetisi Liga 1 bisa dimulai bulan September. Sementara, untuk Liga 2 bulan berikutnya yakni Oktober.

Adapun untuk regulasinya antara lain tidak ada tim yang didegradasi, dua tiket promosi untuk ke Liga 1, hingga nilai subsidi 800 juta untuk tim Liga 1 dan 200 juta bagi Liga 2.

Lanjutkan Membaca ↓
Lebih Dekat dengan Sandy Walsh (Part 1), Cerita Hidung Berdarah karena Romelu Lukaku