Kompetisi Pasti Digelar Kembali, Persib Belum Tentukan Jadwal Latihan

Oleh Permana Kusumadijaya pada 23 Jun 2020, 19:41 WIB
Diperbarui 23 Jun 2020, 19:41 WIB
Yaya Sunarya
Pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya. (Bola.com/Muhammad Ginanjar)

Bola.com, Bandung - PSSI sudah mengumumkan kompetisi Shopee Liga 1 akan mulai digelar kembali pada September atau Oktober 2020. Klub-klub kontestan, termasuk Persib Bandung, belum memastikan kapan akan berkumpul dan melakukan persiapan.

Menurut asisten pelatih Persib Bandung, Yaya Sunarya, hingga saat ini tim kepelatihan belum memutuskan kapan akan menggelar latihan perdana setelah tiga bulan vakum kompetisi.

Menurut pelatih fisik ini, Persib Bandung masih menunggu kabar dari pemerintah apakah sudah bisa melaksanakan latihan bersama. Persib saat ini, kata Yaya Sunarya, masih memantau perkembangan pendemi COVID-19. 

Sementara itu, Bandung masih memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga dipastikan sulit mendapatkan izin pengunaan fasilitas untuk latihan.

"Ya, kalau keputusan dari tim, kami harus bersabar dalam menyikapi keputusan pemerintah daerah, apalagi hubungannya dengan PSBB. Tentunya harus disikapi dengan aktivitas mandiri dulu," kata Yaya Sunarya kepada wartawan, Selasa (23/06/2020).

"Pernah punya pemikiran secara parsial, seperti di beberapa tempat dengan pelatih yang berbeda, kemudian menunggu keputusan resmi dari pemerintah setempat. Walaupun pada akhirnya pemerintah tidak memperpanjang PSBB, kami bisa leluasa untuk beradaptasi," tambah asisten pelatih Persib Bandung itu.

 

2 dari 3 halaman

Mekanisme Kembali Berlatih

Persib Latihan di PTIK
Pemain Persib Bandung, Omid Nazari, saat mengikuti latihan di Stadion PTIK, Jakarta, Selasa (22/10). Hadapi Bhayangkara, Persib jajal lapangan PTIK. (Bola.com/Yoppy Renato)

Meski PSBB nantinya berakhir, Yaya memastikan akan ada tahapan yang akan dibuat sebelum akhirnya melaksanakan latihan bersama. Tahapan tersebut, kata Yaya, di antaranya memanggil semua pemain ke mes dan melakukan pengecekan kesehatan setiap pemain.

"Ada mekanisme dan tahapan yang kami buat, tidak dengan terburu-buru, sesuai dengan rencana yang sebelunya kami buat. Seperti ada tahapan sebelum pemain dipanggil kita mau mes di sterilisasi dulu seperti disemprot," ujar Yaya.

"Kemudian berkoordinasi dengan fasilitas yang kami gunakan. Informasi dari pemerintah dan KONI tengah mempersiapkan alat-alat untuk menghambat penyebaran virus, seperti hand sanitizer, alat pengukur suhu. Nanti kami berkoordinasi untuk mendapatkan ruangan yang khusus bisa dipakai. Tahapan tahapan seperti itulah, apabila semuanya oke, maka semua pemain kami panggil," ujar asisten pelatih Persib Bandung itu mengakhiri pembicaraan.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Timnas Indonesia Gelar Latihan Perdana Dengan Protokol Kesehatan yang Ketat