Rahmad Darmawan Merespons Isu Melatih Timnas Indonesia, Ajak Mendukung Shin Tae-yong

Oleh Permana Kusumadijaya pada 24 Jun 2020, 13:45 WIB
Diperbarui 24 Jun 2020, 14:05 WIB
Rahmad Darmawan
Pelatih Timnas SEA Games 2011 dan 2013, Rahmad Darmawan, saat mengisi acara diskusi Bincang Taktik di Gedung KMK Online, Jakarta, Kamis (10/8/2017). Diskusi mengangkat tema "Mengembalikan Tradisi Emas Sepak Bola SEA Games". (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, enggan membahas isu yang mengaitkannya dengan kemungkinan melatih Timnas Indonesia. Menunut Rahmad Darmawan, kondisi ssperti sekarang tidak elok membahas penggantian pelatih.

Nama Rahmad Darmawan dan Robert Alberts ramai dibicarakan publik untuk melatih Timnas Indonesia. Dua nama itu disebut publik sangat layak menggantikan Shin Tae-yong.

Kursi pelatih kepala Timnas Indonesia yang ditempati oleh Shin Tae-yong saat ini sedang panas dan disebut-sebut bakal diganti. Pasalnya, saat ini Shin Tae-yong sedang berkomplik dengan PSSI dan Direktur Teknik Timnas, Indra Sjafrie.

Konflik dimulai saat Shin Tae-yong memberikan pernyataan kepada media massa Korea Selatan soal kondisi persepakbolaan Indonesia dengan menyinggung PSSI dan Indra Sjafri.

Bukan hanya publik sepak bola biasa yang mengatakan Rahmad Darmawan layak melatih Timnas, tapi Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, pun menyebut nama RD selain Robert Albert yang pas untuk melatih Timnas Indonesia.

"Saat ini waktunya mendukung pelatih Timnas Indonesia yang ada. Kita semua tahu kondisinya sedang gonjang ganjing saat ini, sebisa dan semaksimal mungkin kita dukung apa saja yang bisa kita lakukan, apakah itu pelatih asing atau lokal," kata Rahmad Darmawan kepada Bola.com, Rabu (24/06/2020).

 

Kabar gembira bagi Sahabat Bola.com yang berstatus penggila sepak bola dan gim FIFA 20. Saksikan keseruan acara BOLA Esports Challenge bersama Andritany Ardhiyasa dan Rezaldi Hehanusa, 25 - 26 Juni 2020. Caranya mudah, cukup KLIK TAUTAN INI ya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Bola.com (@bolacomid) on

2 dari 3 halaman

Garis Tangan

Piala Presiden 2018 : Sriwijaya FC Vs Arema FC
Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, saat pertandingan melawan Arema FC pada laga perempat final Piala Presiden di Stadion Manahan, Solo, Minggu, (4/2/2018). Sriwijaya FC menang 3-1 atas Arema FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Menurut pelatih yang akrab dipanggil RD itu, melatih Timnas Indonesia adalah garis tangan dari Tuhan Yang Maha Esa. Selama berkarier sebagai pelatih, RD beberapa kali dipercaya PSSI untuk menukangi Timnas Indonesia U-23 maupun senior.

Bahkan RD pernah diduetkan dengan pelatih asal Brasil yang sudah lama berkarier di Indonesia, Jacksen Tiago, untuk menukangi Timnas Indonesia beberapa waktu yang lalu.

"Buat saya semuanya ada garis tangannya. Hanya Allah yang tahu. Contoh, empat tahun lalu, saat saya melatih di Malaysia, saya diundang PSSI bersama dua pelatih lainnya, termasuk coach Nilmaizar untuk presentasi calon pelatih Timnas Indonesia untuk Piala AFF," ungkapnya.

"Tapi, akhirnya ketiganya tidak dipilih. Saat itu yang dipilih coach Alfred Riedl. Tapi, tidak masalah. Yang penting saat ini kita memberiikan dukungan kepada pelatih yang ada, entah itu pelatih asing atau pelatih lokal," RD mengakhiri pembicaraan.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Kiper Persita Tangerang, Annas Fitrianto Tetap Bugar Jelang Kembalinya Shopee Liga 1 2020