Direkomendasikan untuk Piala Dunia U-20 2021, Si Jalak Harupat Masih Butuh Perbaikan

Oleh Erwin Snaz pada 29 Jun 2020, 13:30 WIB
Diperbarui 29 Jun 2020, 13:30 WIB
Persib Bandung Vs Kalteng Putra
Duel Persib Bandung Vs Kalteng Putra di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Selasa (16/7/2019), sepi penonton. (Bola.com/Erwin Snaz)

Bola.com, Jakarta - Bupati Bandung, Dadang M. Naser menyambut baik direkomendasikannya Stadion Si Jalak Harupat (SJH) oleh PSSI kepada FIFA, sebagai salah satu venue untuk perhelatan Piala Dunia U-20 2021. Di sisi lain, Si Jalak Harupat memerlukan tambahan latihan lapangan dan perbaikan lampu stadion. 

"Alhamdulillah, FIFA sudah menunjuk SJH atas rekomendasi PSSI. Hingga saat ini perawatan rutin tetap dilakukan meskipun dalam situasi wabah Covid-19. Lapangan latihan yang ada sudah dicek dan sudah representatif karena sudah bertaraf internasional," ujar Dadang di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Minggu (28/6/2020).

Menurutnya, Si Jalak Harupat juga sudah siap menjadi tempat perhelatan kembali Sophee Liga 1 2020. Namun demikian ia mengingatkan kepada pihak penyelenggara untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kabupaten Bandung sudah zona biru Covid-19, Jalak Harupat sudah mulai bisa digunakan sebagai home base Persib. Kepada pihak penyelenggara, saya imbau untuk menyiapkan pengecek suhu tubuh, sediakan tempat cuci tangan, petugas memakai masker, dan ada pengaturan jarak atau physical distancing,” ucap Dadang.

Dadang berharap stadion berkapasitas 27 ribu penonton itu, bukan hanya menjadi tempat bertanding, tapi juga ajang pendidikan bagi para atlet berbagai cabang olahraga.

"Jangan sampai kita beli atlet dari luar, datangkan saja pelatihnya, agar kita bisa melahirkan atlet andal kelas dunia," tegas Dadang.

 

2 dari 2 halaman

Lakukan Perbaikan

Si Jalak Harupan Disterilkan
Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh tribun stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (15/3/2020). Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona. (Bola.com/Erwin Snaz)

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bandung Marlan Nirsyamsu menambahkan Si Jalak Harupat memerlukan lapangan latihan tambahan yang pembangunannya akan bekerja sama dengan Kementerian PUPR. Sedangkan untuk ketersediaan fasilitas lain, masih diperlukan beberapa perbaikan dan tambahan.

“Lampu stadion standar FIFA itu 2.500 lux, sedangkan di Jalak Harupat ini baru 2.000 lux. Tambahan fasilitas audio sistem juga dibutuhkan karena selama ini kami menyewa,” jelas Marlan.

Marlan mengatakan pihaknya telah melakukan perbaikan prasarana stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung itu, antara lain plumbing, atap tribune, dan kursi penonton.

“Kami juga telah melakukan pengecatan gelagar stadion, pembangunan penyempurnaan tutup tribune utara dan selatan, serta perbaikan lintasan atletik,” kata Marlan.

Lanjutkan Membaca ↓
Kiper Persita Tangerang, Annas Fitrianto Tetap Bugar Jelang Kembalinya Shopee Liga 1 2020