VIDEO: Dokter Tim Persib Bandung Memilih Swab Test untuk Protokol Kesehatan Liga 1 2020

Oleh Okie Prabhowo pada 29 Jun 2020, 15:35 WIB
Diperbarui 29 Jun 2020, 15:35 WIB

Bola.com, Bandung - Dokter tim Persib Bandung, Rafi Ghani menegaskan tidak setuju dengan salah satu poin protokol kesehatan yang dikeluarkan PSSI untuk memulai kembali kompetisi Liga 1 2020 pada Oktober 2020. Rafi memilih dilakukannya Swab Test dibanding Rapid Test.

Salah satu poin protokol kesehatan itu yakni dilakukannya pemeriksaan dengan rapid test. Menurut Rafi, tes tersebut akan merugikan bagi tim Persib.

 "Saya sudah melihat sepintas protokol kesehatan untuk dimulainya Liga 1. Di sana ada salah satu poin yang saya tidak setuju karena pemeriksaan dengan rapid tes. Jadi artinya setiap orang yang boleh masuk lapangan sudah lolos pemeriksaan rapid test yang non reaktif," jelas Rafi di lapangan Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Bandung, Senin (29/6/2020).

Alasan tidak setuju dilakukannya rapid test lanjut Rafi karena pernah ada salah satu pemain Persib (Wander Luiz) pada bulan Maret 2020 terpapar COVID-19 dengan pemeriksaan PCR. Wander Luiz setelah melakukan isolasi mandiri akhirnya sembuh.

"Saya berpikirnya kepada atlet saya ini sudah terbentuk anti body, jadi kalau rapid tes yang kita ketahui hanya untuk mengetahui anti bodi di dalam badan seseorang,  artinya sudah bisa dipastikan itu akan reaktif/positif pada saat pemeriksaan rapid tes," jelas Rafi.

Karena itu kata Rafi poin pemeriksaan rapid test akan sangat merugikan bagi tim Persib Bandung. Ia pun telah mengusulkan dan berkoordinasi dengan dokter PSSI yang membuat protokol kesehatan mengenai hal itu. Rencananya menurut Rafi, ia dan dokter tim PSSI kemungkinan akan mengadakan pertemuan untuk membuat protokol kesehatan yang lebih baik.

"Jadi salah satu usulannya kemungkinan untuk memulai kompetisi, kami akan melakukan pemeriksaan swab PCR dan setelah itu untuk berikutnya kita ikuti protokol kesehatan yang baik," ucap Rafi.

Dalam video di atas dapat dilihat komentar dokter tim Persib Bandung, Rafi Ghani, terkait protokol kesehatan Liga 1 2020 yang akan menggunakan rapid test.