Persebaya Menolak Kompetisi Dilanjutkan di Tengah Pandemi COVID-19

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 01 Jul 2020, 19:00 WIB
Diperbarui 01 Jul 2020, 19:00 WIB
Persebaya Surabaya
Logo Persebaya Surabaya. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Jakarta - Persebaya Surabaya mengambil sikap tegas menyusul keputusan PSSI untuk kembali melanjutkan Shopee Liga 1. Tim berjulukan Bajul Ijo itu menolak kompetisi digelar di tengah pandemi virus corona.

"Persebaya Surabaya menghormati keputusan PSSI terkait kelanjutan kompetisi di tahun ini. Hanya saja, di tengah situasi pandemi COVID-19, Persebaya mau tidak mau harus menyatakan sikap tidak setuju untuk dilanjutkan," kata Azrul Ananda, Presiden Persebaya Surabaya dinukil dari laman klub.

"Mengingat sampai saat ini, selama tiga bulan kompetisi berhenti, PSSI belum memberikan panduan teknis yang jelas dan detail kepada klub apabila kompetisi dilanjutkan. Padahal, ini sangat diperlukan untuk memberikan kepastian kepada semua stakeholder sepak bola,"ujar Azrul.

Menurut Azrul, PSSI terlalu memaksakan untuk menggelar kompetisi padahal kasus virus corona di Indonesia terus bertambah. Klub akan lebih banyak mendapatkan mudarat dibanding manfaat jika Shopee Liga 1 dilanjutkan.

"Keputusan untuk melanjutkan kompetisi di tengah situasi yang serba tidak pasti justru akan menambah risiko dan beban bagi klub. Saat ini, energi pemerintah dan seluruh elemen bangsa fokus pada melawan pandemi COVID-19. Belum ada tanda-tanda pandemi virus corona ini kapan akan berakhir," imbuh Azrul, masih dilansir dari situs Persebaya Surabaya.

2 dari 3 halaman

Kondisi di Surabaya Masih Berbahaya

Persebaya Surabaya
Dua pemain Persebaya, David da Silva dan Bayu Nugroho, setelah laga kontra Bhayangkara FC di Piala Gubernur Jatim di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan (12/2/2020). (Bola.com/Aditya Wany)

Sejauh ini, Jawa Timur masih tercatat sebagai provinsi dengan kasus virus corona tertinggi di Indonesia dengan jumlah 12.136 kasus. Sejumlah 5.605 kasus di antaranya berasal dari Surabaya per Selasa (30/6/2020).

"Terlebih situasi di Surabaya, jumlah pertambahan pasien dan kematian tertinggi di Indonesia. Hal yang sama juga terjadi di kawasan Surabaya Raya, termasuk Sidoarjo dan Gresik. Dalam situasi ini, sangat berisiko ada aktivitas sepak bola di semua tingkatan," jelas Azrul.

Adapun, PSSI telah mengumumkan bahwa Shopee Liga 1 akan dilanjutkan pada Oktober 2020. Keberlangsungan kompetisi nantinya kemungkinan bakal berpusat di Yogyakarta.

Sumber: Persebaya.co.id

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Kiper Persita Tangerang, Annas Fitrianto Tetap Bugar Jelang Kembalinya Shopee Liga 1 2020