Yogyakarta Tetap Diperjuangkan untuk Menjadi Venue Piala Dunia U-20 2021

Oleh Vincentius Atmaja pada 03 Jul 2020, 17:15 WIB
Diperbarui 03 Jul 2020, 17:15 WIB
Stadion Mandala Krida
Suporter PSIM menyaksikan timnya berlaga di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Yogyakarta - PSSI belum lama ini mengumumkan enam venue untuk gelaran Piala Dunia U-20 2021. Keenam venue tersebut, antara lain Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Stadion Manahan Solo, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, dan Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar.

Sementara lima venue yang gagal ditunjuk untuk menggelar Piala Dunia U-20 2021 adalah Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi dan Stadion Pakansari Cibinong, Stadion Utama Riau, Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi, dan Stadion Mandala Krida Yogyakarta.

Cukup mengejutkan saat Stadion Mandala Krida Yogyakarta gagal terpilih sebagai venue. Pasalnya markas klub PSIM Yogyakarta ini sedianya bakal bersanding dengan Stadion Manahan.

Wilayah DIY juga punya keunggulan dengan beberapa lapangan pendukung yang layak. Sebelumnya, Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY masih menunggu informasi resmi apa yang membuat Yogyakarta gagal menjadi venue Piala Dunia U-20.

Kabarnya, keputusan PSSI menunjuk enam lokasi venue Piala Dunia U-20 2021 belum final. Baru empat stadion yang disetujui oleh FIFA, yakni Stadion Gelora Bung Karno, Stadion Manahan, Stadion Gelora Bung Tomo, dan Stadion Kapten I Wayan Dipta.

2 dari 3 halaman

Pemprov DIY Siap Berjuang

Stadion Mandala Krida
Stadion Mandala Krida saat digunakan Timnas Indonesia U-22 berlatih pada Sabtu (7/9/2019). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemprov DIY) siap memperjuangkan wilayahnya tetap ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Hal itu diungkapkan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda), DIY Kadarmanta Baskara Aji.

Menurutnya, Pemprov DIY sejak awal mendukung penuh Piala Dunia U-20 bisa mampir di daerah Yogyakarta. Ia mengaku dana alokasi khusus tak kurang dari Rp60 miliar disiapkan untuk memperbaiki Stadion Mandala Krida dan fasilitas penunjang yang lain.

Sayang, merebaknya pandemi virus Corona memaksa dana tersebut harus dialihkan untuk kepentingan yang lebih mendesak, yakni penanganan pandemi COVID-19.

"Anggaran saat itu terpaksa kami alihkan. Tapi, untuk gelaran Piala Dunia nanti kami akan fasilitasi, misalnya kesiapan lain seperti hotel, bandara, dan transportasi nanti akan kami siapkan," terang Baskara Aji, Jumat (3/7/2020).

Dukungan lain juga disampaikan oleh Sekjen Asprov PSSI DIY, Armando Pribadi. Ia mengungkapkan terus memberikan dukungan yang diperlukan agar DIY masuk daftar tuan rumah Piala Dunia U-20.

"Jadi ini ranahnya sudah goverment to government. Kami dari Asprov PSSI DIY akan terus memberikan dukungan untuk Pemprov DIY," ungkapnya.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓