Kegagalan Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 karena Gunung Merapi Dinilai Lucu

Oleh Vincentius Atmaja pada 05 Jul 2020, 05:45 WIB
Diperbarui 05 Jul 2020, 05:45 WIB
Stadion Mandala Krida
Suporter PSIM menyaksikan timnya berlaga di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Jakarta - Secara mengejutkan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) gagal menjadi venue untuk pelaksanaan Piala Dunia U-20 2021. PSSI beralasan, keberadaan Gunung Merapi bisa tiba-tiba meletus.

Enam lokasi sudah ditunjuk PSSI sebagai venue Piala Dunia U-20 2021, meski beberapa di antaranya juga belum pasti terpilih. Keenam lokasi tersebut antara lain Palembang, Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, dan Bali.

Gunung Merapi yang berada di sisi utara DIY, menjadi alasan Yogyakarta tidak jadi dipilih untuk perhelatan Piala Dunia U-20 mendatang. Melalui Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Gunung Merapi bisa sewaktu-waktu meletus.

Sebelumnya, PSSI mencoret dua stadion yang telah ditetapkan sebagai enam venue Piala Dunia U-20. Yakni Stadion Mandala Krida (Jogjakarta) dan Stadion Pakansari (Bogor). Lantas digantikan oleh Stadion Si Jalak Harupat (Bandung) dan Stadion Jakabaring (Palembang).

Alasan tersebut direspons oleh pelaku dunia pariwisata DIY. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Deddy Pranowo menyebut alasan yang disampaikan PSSI soal pembatalan Yogyakarta jadi venue Piala Dunia U-20 cukup lucu.

"Justru Gunung Merapi itu menjadi magnet pariwisata di DIY dan daerah sekitarnya. Misalkan saat meletus pun masih banyak wisatawan yang ingin menyaksikannya," beber Deddy Pranowo, Sabtu (4/7/2020).

 

2 dari 3 halaman

Dampak Letusan Merapi

Stadion Mandala Krida
Stadion Mandala Krida saat digunakan Timnas Indonesia U-22 berlatih pada Sabtu (7/9/2019). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Pihaknya menambahkan bahwa apabila Gunung Merapi erupsi, dampaknya bisa meluas dan tidak hanya DIY yang terkena. Namun bisa sampai ke daerah lain yang berjarak jauh dari Gunung Merapi.

Seperti halnya wilayah Solo dan sekitarnya yang bisa terdampak dari letusan gunung Merapi. Seperti beberapa kali erupsi ringan gunung Merapi, sempat menimbulkan hujan abu hingga mencapai wilayah Solo, bahkan sampai ke Jawa Timur.

Sementara gunung berapi di Indonesia juga banyak tersebar. Termasuk di wilayah Jawa Timur dan Bali, yang terdapat dua venue Piala Dunia U-20, yakni Surabaya dan Gianyar. Ia menilai alasan karena terdapat gunung berapi, sehingga Yogyakarta batal jadi tuan rumah Piala Dunia adalah hal yang aneh.

"Pengalaman yang sudah-sudah kan juga begitu, abu Merapi bisa sampai Magelang, ada juga ke Solo. Setidaknya DIY sudah berpengalaman dalam mengurus pariwisata dan hal lainnya,. Sangat disayangkan jika Gunung Merapi jadi alasannya," jelasnya.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓