Kiat Persebaya Menjaga Kebugaran Pemainnya Selama Pandemi COVID-19

Oleh Vincentius Atmaja pada 09 Jul 2020, 22:00 WIB
Diperbarui 09 Jul 2020, 22:00 WIB
Mustaqim
Mustaqim (kanan) berbincang dengan Aji Santoso (tengah) dalam sesi latihan Persebaya Surabaya. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Jeda kompetisi akibat wabah virus corona yang cukup panjang, membawa pengaruh kepada pemain, khususnya untuk tetap menjaga kebugaran karena sudah hampir empat bulan terakhir tidak ada pertandingan.

Namun, hal itu tidak berdampak besar pada Persebaya Surabaya. Tim pelatih fisik mempunyai program yang sangat positif bagi para pemainnya.

Sejumlah pemain Bajul Ijo yang masih berada di Surabaya, mengikutinya program yang diberikan oleh tim pelatih. Khususnya dari fisioterapis Dwi Samudra.

"Untuk latihan selama ini kami menyesuaikan kebutuhan pemain, seperti kekuatan kelincahan, power, ketepatan, endurance, tinggal memilih waktunya," ujarnya dalam video yang diunggah ofisial Persebaya di YouTube, Senin (7/7/2020).

"Sudah berlatih selama empat bulan dengan ganti-ganti pemainnya. Ada Patrich Wanggai, Makan Konate, dulu ada Oktafianus Fernando dan Koko Ari Araya. Pemain yang di Surabaya banyak yang ikut dan datang ke apartemen," lanjut Dwi Samudra.

2 dari 3 halaman

Respons Patrich Wanggai

Latihan Persebaya Surabaya
Pemain baru Persebaya Surabaya. Patrich Wanggai, berlari ringan saat latihan di Lapangan Yogyakarta Independent School, Sleman, Kamis (23/1). Latihan ini persiapan jelang Liga 1 Indonesia 2020. (Bola.com/Aditya Wany)

Satu di antara pemain Persebaya yang ikut program ini adalah striker Patrich Wanggai. Mantan pemain Persib Bandung dan Kalteng Putra ini mengaku sudah empat bulan terakhir menjalani latihan kebugaran di bawah kontrol Dwi Samudra.

Menurutnya, banyak hal positif yang bisa didapatkan. Terutama adalah dapat menjaga berat badan tetap ideal. Mengingat lebih dari tiga bulan tidak ada aktivitas pertandingan maupun latihan bersama.

"Kesannya sangat membantu buat saya pribadi. Menjaga kondisi fisik dan berat badan turun cukup banyak," ungkapnya.

"Sehari di gym, sehari di lapangan melatih agility dan endurance. Porsi makan juga dijaga, maksimal jam 20.00 adalah jam makan malam," jelas eks bomber Timnas Indonesia di ajang SEA Games 2011 ini.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓
Kiper Persita Tangerang, Annas Fitrianto Tetap Bugar Jelang Kembalinya Shopee Liga 1 2020