Kawal Prestasi di Piala Dunia U-20 2021, Iwan Bule Turun Gunung Jadi Manajer Timnas Indonesia U-19

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 29 Jul 2020, 14:21 WIB
Diperbarui 29 Jul 2020, 14:21 WIB
Indonesian Soccer Awards 2019
Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, menjawab pertanyaan wartawan saat hadir pada Indonesian Soccer Awards 2019 di Studio Indosiar, Jakarta, Jumat (10/12). Acara ini diadakan oleh Indosiar bersama APPI. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Ketua PSSI, Mochamad Iriawan membuat keputusan mengejutkan. Demi bisa mengawal langsung prestasi di Piala Dunia U-20 2021, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu turun gunung menjadi manajer Timnas Indonesia U-19.

Langkah tersebut harus diambil oleh Mochamad Iriawan demi Timnas Indonesia U-19 bisa meraih pencapaian maksimal. Hal itu diakui Mochamad Iriawan sesuai dengan arahan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

"Tentunya, kami akan maksimal sesuai dengan arahan dari pak Presiden saat rapat internal. Untuk prestasi, kami akan terus kawal," kata Mochamad Iriawan.

Keputusan ini tentu saja sangat mengejutkan karena Mochamad Iriawan sejatinya merupakan Ketua Umum PSSI. Mochamad Iriawan punya kuasa penuh untuk menunjuk siapapun dalam memantau prestasi Timnas Indonesia U-19.

Selain menjadi manajer, Mochamad Iriawan juga mengaku akan mengemban jabatan sebagai Ketua Bidang Prestasi. Keputusan itu diambil Mochamad Iriawan akan bisa turun gunung langsung ke lapangan.

"Untuk sementara, saya sebagai Ketua Bidang Prestasi sekaligus mungkin saya juga manajernya. Supaya saya bisa turun langsung memperhatikan dan melihat mereka semua di lapangan," tegas Mochamad Iriawan.

Keputusan turun gunung yang diambil Mochamad Iriawan ini menandakan minimnya sosok yang dianggap mampu mengemban jabatan-jabatan di Timnas Indonesia U-19. Mochamad Iriawan tampak tak ingin mengambil resiko karena sadar Piala Dunia U-20 2021 adalah pertaruhan nama dan harga diri bangsa.

2 dari 3 halaman

Tumpang Tindih

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan
Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, memberikan dukungan pada Timnas Indonesia U-22 melawan Thailand di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa (26/11/2019). (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan).

Keputusan yang diambil Mochamad Iriawan merupakan bentuk rangkat jabatan yang ada di PSSI. Hal ini tentu saja memicu konflik tumpang tindih kepentingan dan tanggung jawab.

Hal ini dianggap sejumlah pihak tidak lazim dilakukan seorang Ketua Umum PSSI. Mochamad Iriawan sejatinya menunjuk sosok lain untuk mengemban jabatan tersebut.

Sebelumnya, rangkap jabatan untuk Piala Dunia U-20 2021 juga dilakukan Iwan Budianto. Wakil Ketua PSSI itu ditunjuk menjadi Wakil Ketua Penyelenggara Piala Dunia U-20 2021 Indonesia (INAFOC).

Piala Dunia U-20 2021 memang sangat krusial buat Indonesia dan PSSI. Namun, adanya tumpang tindih kepentingan dan tanggung jawab tersebut berpotensi menimbulkan masalah baru karena PSSI sejatinya tak hanya akan mengurusi Piala Dunia U-20 2021.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓
Lebih Dekat dengan Sandy Walsh (Part 2), Beragam Alasan untuk Bisa Bela Timnas Indonesia