Tentang Kontrak Baru, 90 Persen Pemain Arema Bisa Memahami

Oleh Iwan Setiawan pada 29 Jul 2020, 21:00 WIB
Diperbarui 29 Jul 2020, 21:00 WIB
Arema FC
Ahmad alfarizi dkk. siap menyusul Adam Alis. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Manajemen Arema FC terus bergerak mempersiapkan tim jelang latihan perdana pada 9 Agustus mendatang. Setelah melakukan dua kali rapid tes kepada pemain, official dan karyawan manajemen, pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan adalah pengaturan ulang kontrak pemain.

Seperti diketahui, PSSI dan operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru sudah mengeluarkan surat keputusan tentang pemangkasan gaji pemain sekitar 50 persen dalam lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2020.

Tim Arema sendiri sudah hampir satu bulan melakukan pembicaraan dengan pemain. Perkembangannya, manajemen Arema melihat pemain memberikan respon positif.

"Sudah 90 persen pemain memahami formulasi kontrak baru ini. Memang ada beberapa pemain yang mempelajari dan menghitung sendiri perolehan nominal gaji tiap bulan,” kata Media Officer Arema, Sudarmaji.

Kini tinggal para pemain asing yang belum memberikan jawaban. Karena mereka belum bertemu langsung dengan manajemen. Sedangkan pemain sudah bertemu langsung dengan manajemen saat menjalani rapid tes sesi pertama dan kedua.

"Pemain asing masuk dalam 10 persen yang belum (belum sepakat). Dan kami anggap clear jika pemain yang bersangkutan sudah tanda tangan (di kontrak baru),” imbuhnya.

 

 

2 dari 3 halaman

Soal Pemain Asing

Media Officer Arema, Sudarmaji
Media Officer Arema, Sudarmaji saat memberikan keterangan perkembangan pengaturan ulang kontrak pemain. (Iwan Setiawan/Bola.com)

Sebelumnya komunikasi sudah dijalin dengan pemain asing lewat agen masing-masing. Kini tinggal menunggu mereka datang untuk tanda tangan kontrak baru.

Manajemen Arema menargetkan persoalan kontrak baru ini sudah rampung sebelum latihan dimulai. Untuk hal ini, menurut Sudarmaji, sekarang kuncinya ada di komunikasi.

"Silakan bagi pemain yang belum memahami formulasi kontrak baru bisa menghubungi direksi. Untuk mencari solusi terbaik pastinya. Karena aturan dari PSSI terkait gaji dan lainnya tujuannya untuk melindungi pemain, klub dan mata pencaharian semua yang terlibat,” Sudarmaji menuturkan. 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Lanjutkan Membaca ↓
Lebih Dekat dengan Sandy Walsh (Part 2), Beragam Alasan untuk Bisa Bela Timnas Indonesia