5 Pemain Berpotensi Lebih Lama di Timnas Indonesia, Arema Legawa

Oleh Wiwig Prayugi pada 02 Agu 2020, 13:15 WIB
Diperbarui 02 Agu 2020, 13:15 WIB
Striker Arema FC, Kushedya Hari Yudo
Pria asal Malang tersebut memborong dua gol untuk kemenangan tim Singo Edan. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Malang - Arema FC ingin segera latihan dengan skuad lengkap. Namun, mereka tak bisa melakukannya karena lima pemain dipanggil Timnas Indonesia. Jika pemain harus lebih lama pemusatan latihan dengan timnas Indonesia, mereka rela.

“Pastinya kami ingin latihan dengan skuat yang sudah komplit. Tapi tidak masalah jika pemain masih harus berada di timnas Indonesia,” kata asisten pelatih Arema, Charis Yulianto.

Pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jakarta tak kunjung dimulai. Padahal, sudah sepekan lebih pemain berkumpul di ibu kota. Pemain harus mengikuti tiga kali tes kesehatan. Sekali rapid tes dan dua kali swab tes.

Seharusnya, 1 Agustus kemarin latihan sudah dimulai. Namun hasil swab tes kedua belum keluar. Kini, pemain masih menunggu keputusan dari pelatih, Shin Tae-yong kapan latihan akan dimulai.

Jadwal pemusatan latihan timnas berlangsung pada 23 Juli - 8 Agustus. Namun, itu bisa berjalan lebih lama sehingga pemain belum bisa kembali ke klub.

Arema berharap kondisi pemain tetap terjaga selama di timnas sehingga saat kembali ke klub, secara fisik mereka tidak tertinggal.

Arema bakal memulai latihan bersama pada 3 Agustus. Selain Ahmad Alfarizi, Hendro Siswanto, Bagas Adi, M. Rafli dan Kushedya Hari Yudo yang ke Timnas Indonesia, dua pemain asing Oh In-Kyun dan Matias Malvino juga absen karena belum bisa kembali dari negara masing-masing.

2 dari 3 halaman

Pelajaran Ketatnya Protokol Kesehatan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia - Penyerang Timnas Indonesia- Kushedya Yudo, Ilija Spasojevic, Muhammad Rafli
Timnas Indonesia - Penyerang Timnas Indonesia- Kushedya Yudo, Ilija Spasojevic, Muhammad Rafli (Bola.com/Adreanus Titus)

Lima pemain Arema memang belum merasakan program latihan dengan Timnas Indonesia. Namun, sepekan ada di hotel Fairmont, Jakarta juga ada pelajaran yang didapatkan, ykni protokol kesehatan yang ketat.

Untuk memulai latihan saja mereka sudah menjalani tiga kali tes medis. Karantina didalam hotel juga dilakukan. Pemain tidak boleh sembarangan keluar.

Sedangkan di Arema, hanya sekali rapid tes untuk masing-masing pemain. Setelah tes, pemain tetap bebas beraktifitas di luar. Pemeriksaan lainnya saat latihan hanya dilakukan pengukuran suhu tubuh.

Kesadaran pemain agar menjaga protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari jadi benteng terakhir agar tidak sampai terkena virus corona. 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓