4 Bulan Kompetisi Vakum, Bek Barito Putera Rindu Kuliner Banjarmasin dan Keisengan Riyandi

Oleh Permana Kusumadijaya pada 02 Agu 2020, 17:30 WIB
Diperbarui 02 Agu 2020, 17:30 WIB
Pemain Barito Putera, Dandi Maulana
Pemain Barito Putera, Dandi Maulana. (Bola.com/Permana Kusumadijaya)

Bola.com, Banten - Bek tengah Barito Putera, Dandi Maulana mengaku sudah kangen dengan kuliner dan masyarakat Banjarmasin, tempat di mana klubnya bermarkas.

Maklum, Dandi Maulana sudah terbilang lama membela tim berjulukan Laskar Antasari itu yakni empat musim sehingga tentunya sudah mengenal lebih dekat kuliner khas dan masyarakat Banjarmasin.

Dandi Maulana mulai kangen berat karena sudah empat bulan tidak beraktivitas bersama Barito Putera akibat kompetisi dihentikan.

Seperti diketahui, PSSI dan operator kompetisi menghentikan Liga 1 karena wabah virus corona. Dandi dan pemain profesional lainnya pulang kampung karena klub menghentikan aktivitas latihan bersama.

Lantas, kuliner khas Kota Banjarmasin apa saja yang disukai pemain kelahiran Serang, Banten, 17 Juli 1998 ini ?

2 dari 4 halaman

Lontong Orari

Pertama adalah lontong orari. Lontong khas masyarakat Banjar ini punya cerita tersendiri. Disebut lontong orari karena pada saat kemunculannya, sebuah warung tempat jualan lontong sayur ini sering dipakai mangkal para penikmat radio orari. Dari situlah muncul sebutan lontong orari.

Lontong orari tidak beda jauh dengan lontong sayur pada umumnya. Lontong itu berbahan dasar bumbu yang berasal dari rempah-rempah cabe merah, bawang putih, bawang merah, cabe rawit, gula Jawa serta jahe. Yang membedakannya adalah adanya campuran daging ikan gabus atau haruan yang digoreng setengah matang. Sedangkan bahan-bahan dasar lainnya hampir sama dengan ketupat sayur, yakni beras, daun pisang, telur rebus, santan kelapa, dan kemiri.

3 dari 4 halaman

Patin Bakar

Kuliner Banjarmasin
Sambal gandaria Rumah Makan Pondok Bakar Patin (Liputan6.com/Novi Nadya)

Patin bakar khas masyarakat Banjar (Banjarmasin) merupakan kuliner yang selalu dicari para pelancong yang datang ke Banjarmasin.

Sebelum dibakar, ikan patin segar dibumbui dengan bawang putih, bawang merah, gula merah, jeruk nipis dan ditambah dengan saus tomat.

"Saya sudah kangen dengan kuliner khas Banjarmasin. Seperti lontong Orari dan Patin Bakar khas Banjarmasin. Dua makanan itu selalu saya santap rutin," kata Dandi Maulana kepada Bola.com, Minggu (02/8/2020).

Selain dua kuliner di atas, tidak bertemu dengan teman-temannya selama empat bulan membuat rindu Dandi Maulana semakin memuncak. 

"Kangen sekali sama tim, apa lagi bercandanya para pemain senior dan teman-teman lainnya selain itu kangen saat pertanding juga, kemeriahan pada saat pertandingan sangat saya rindukan," ujarnya

Dari sekian banyak teman di tim, Dandi Maulana mengaku ada sosok pemain yang sangat ia rindukan, yakni Muhamad Riyandi.

"Saya merindukan teman-teman, terutama Riyandi. Menurut saya, dia orangnya jail, satu pemikiran dengan saya. Semoga dia sehat-sehat selalu bersama Timnas Indonesia," kata Dandi.

4 dari 4 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓