Tanggapi Bedol Gerbong Mario Gomez, Kapten Persib Sebut Arema Tetap Kuat

Oleh Erwin Snaz pada 06 Agu 2020, 13:30 WIB
Diperbarui 06 Agu 2020, 13:30 WIB
Supardi Nasir
Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir. (Bola.com/Erwin Snaz)

Bola.com, Bandung - Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir berkomentar mengenai mundurnya Mario Gomez dari Arema FC.

Menurutnya, Arema tetap akan menjadi tim yang kuat pada Shopee Liga 1 2020, yang akan mulai digelar kembali pada 1 Oktober hingga Februari 2021.

Hal itu ditegaskan Supardi saat ditemui di mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis (6/8/2020). Supardi menyebut tim berjulukan Singo Edan itu tetap berbahaya karena diperkuat pemain berpengalaman.

"Kalau yang pergi setengahnya itu pasti berpengaruh, tapi setahu saya hanya Gomez dan Bauman yang meninggalkan Arema. Itu tidak akan berpengaruh, mereka tetap akan menjadi tim yang kuat," tegas Supardi.

Supardi menambahkan, manajemen Arema pasti akan mudah mencari pengganti pelatih asal Argentina tersebut.

"Saya yakin Arema akan mudah mencari pengganti Mario Gomez. Siapa yang tidak mau melatih tim sebesar Arema, pasti banyak yang mau," tutur Supardi.

2 dari 3 halaman

Bedol Arema

Tim pelatih Arema FC
Tim pelatih Arema FC musim 2020 (dari kiri ke kanan), Singgih Pitono, Charis Yulianto, Mario Gomez, Marcos Gonzales, Felipe Americo, dan Kuncoro. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Seperti diketahui pelatih kepala Arema FC, Mario Gomez telah mengambil keputusan untuk pamit dan meninggalkan kursi pelatih kepala Singo Edan.

Alasan Gomez mundur karena tidak menyetujui aturan yang diterapkan PSSI kepada klub peserta Liga 1 2020 terkait pemotongan gaji.

Mantan pelatih Persib Bandung itu tidak setuju dengan kewajiban klub membayar 50 persen gaji setiap bulan dalam lanjutan Liga 1 2020.

Selain Gomez, Arema pun ditinggalkan asisten pelatihnya, Marcos Gonzales dan satu pemain asingnya, Jonathan Bauman. Hal itu wajar lantaran keduanya memang satu agen dengan Gomez.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓
Lebih Dekat dengan Sandy Walsh (Part 2), Beragam Alasan untuk Bisa Bela Timnas Indonesia