Subsidi Lanjutan Liga 1 2020 Hanya Rp800 Juta, PSIS Harus Menyusun Ulang Keuangan Klub

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 11 Agu 2020, 11:45 WIB
Diperbarui 11 Agu 2020, 11:45 WIB
PSIS Semarang - Ilustrasi Logo
PSIS Semarang - Ilustrasi Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Semarang - PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) telah memenuhi tuntutan klub agar hak komersial Liga 1 2020 kembali naik. Operator kompetisi tersebut memutuskan besaran subsidi yang akan diterima klub setiap bulannya adalah Rp800 juta.

Hal tersebut sudah disampaikan melalui managers meeting klub Liga 1 2020 pada Jumat (7/8/2020). Padahal klub peserta meminta angka subsidi ada di Rp1 miliar.

Bagi PSIS Semarang, hak komersial sebesar Rp800 juta masih kurang untuk memenuhi kebutuan klub. Bahkan mau tidak mau manajemen Laskar Mahesa Jenar harus menutupi kekurangannya.

"Kami sudah berhitung betul dengan skema Rp800 juta, dan itu memang berat bagi kami," ujar General Manager PSIS Semarang, Wahyu Winarto kepada Bola.net.

"Bahkan kami hitung-hitung lagi bisa menomboki," lanjut GM PSIS Semarang itu menambahkan.

 

2 dari 3 halaman

Berhitung Lagi

Menurut pria yang karib disapa Liluk itu, PSIS Semarang perlu membicarakan lagi masalah keuangan dalam rapat internal manajemen klub. Sehingga, kemungkinan besar sektor finansial harus ditata ulang jelang lanjutan Liga 1 2020.

"Maka dari itu, sebelumnya kami akan berhitung betul lagi bahwa subsidi ini sudah enggak bisa naik," jelas Liluk.

"Makanya, nanti kami rapat dengan manajemen, keuangan harus kami susun dengan baik," tandas anggota DPRD Kota Semarang itu.

Sumber: Bola.net

Disadur dari: Bola.net (Mustopa El Abdy/Ari Prayoga, published 11/8/2020)

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Lebih Dekat dengan Sandy Walsh (Part 2), Beragam Alasan untuk Bisa Bela Timnas Indonesia