Nabil Husein Lempar Kode Luis Mila Jadi Pengganti Edson Tavares di Borneo FC

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 13 Agu 2020, 16:30 WIB
Diperbarui 13 Agu 2020, 16:30 WIB
PSSI Ketemu Luis Milla
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, usai bertemu dengan PSSI di New World Manila Bay Hotel, Jumat malam (29/11). Pelatih asal Spanyol itu memberikan presentasi tentang rencananya untuk Timnas Indonesia. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Bola.com, Jakarta - Nabil Husein menebar kode di Twitter. Presiden Borneo FC tersebut mengomentari cuitan mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla Aspas.

Selain Nabil, akun Borneo FC di Twitter juga me-retweet unggahan Luis Milla dan memosting tangkapan layar kegiatan Nabil dengan pelatih asal Spanyol tersebut.

Pergerakan Nabil dan akun Borneo FC di Twitter ditangkap sebagai sebuah petunjuk bahwa Luis Milla menjadi kandidat pelatih Borneo FC untuk menggantikan Edson Tavares yang dipecat.

Benarkah Nabil mendekati Luis Milla untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Tavares? Pria berusia 26 tahun tersebut masih malu-malu untuk mengakuinya.

"Nanti saja kita bahas ini," kata Nabil singkat kepada Bola.com, Kamis (13/8/2020).

Saat ini, Luis Milla masih berstatus tanpa pekerjaan setelah kontraknya habis bersama Timnas Indonesia pada pertengahan 2018. Pria asal Spanyol itu sempat berpeluang kembali ke timnas, namun kalah bersaing dengan Shin Tae-yong pada akhir 2019.

2 dari 3 halaman

Kandidat Lain

Liga 1 2019 : Bhayangkara FC Vs Borneo FC
Pelatih Borneo FC, Mario Gomez, saat pertandingan melawan Bhayangkara FC pada laga Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (22/9/2019). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Borneo FC baru memecat Tavares pada Selasa (11/8/2020). Arsitek asal Brasil ini dianggap bermasalah dengan sikapnya.

Selain Luis Milla sebagai kandidat, muncul juga nama Mario Gomez. Pria asal Argentina itu merupakan mantan pelatih Borneo FC pada musim lalu.

Sebelumnya, Gomez sempat menangani Arema FC. Namun, arsitek berusia 63 tahun ini mengundurkan diri di tengah jalan karena tidak sepakat dengan pemotongan gaji 50 persen.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Lebih Dekat dengan Sandy Walsh (Part 2), Beragam Alasan untuk Bisa Bela Timnas Indonesia