Puja-Puji untuk Alfred Riedl dari Pemain Kesayangannya di Piala AFF 2016

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 09 Sep 2020, 04:45 WIB
Diperbarui 09 Sep 2020, 04:45 WIB
Gaya Rileks Alfred Riedl saat Melatih Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, tampak tertawa saat melihat para pemain berlatih di Lapangan SPH Karawaci, Banten, Senin (12/12/2016). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Hampir semua pemain yang pernah dididik Alfred Riedl menganggap ia sebagai orang yang baik. Meski terkenal sebagai pribadi yang dingin dan irit senyum, sifat bersahaja tetap dimiliki oleh pria Austria tersebut.

Alfred Riedl meninggal dunia pada usia yang ke-70 tahun di kampung halamannya, Austria, Selasa (8/9/2020). Dia wafat setelah mengidap penyakit kanker.

Bayu Pradana adalah pemain yang begitu mengenang jasa Alfred Ried. Buatnya, mantan pelatih PSM Makassar itu tidak sekadar peracik strategi. Dia merupakan orang yang berpengaruh terhadap karier sepak bolanya.

Tidak banyak orang yang mengenal Bayu sebelum dipercaya Alfred Riedl masuk ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2016. Berkatnya, gelandang Barito Putera ini mampu menjelma sebagai satu di antara tukang jagal terbaik di Tanah Air.

"Coach Alfred Riedl menjadi satu di antara pelatih yang sangat berpengaruh terhadap karier sepak bola saya. Pertama kali saya dipanggil Timnas Indonesia oleh beliau untuk persiapan Piala AFF 2016. Alhamdulillah saya masuk skuad itu," kata Bayu kepada Bola.com, Selasa (8/9/2020).

2 dari 3 halaman

Pemain Kesayangan Alfred Riedl

Cara Komunikasi Alfred Riedl dan Pemain Timnas Indonesia
Alfred Riedl saat menjelaskan strategi menyerang kepada Bayu Pradana pada sesi latihan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (07/10/2016). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Di Piala AFF 2016, Bayu menjadi pemain kesayangan Alfred Riedl. Dari tujuh pertandingan, pemain berusia 29 tahun itu enam kali menjadi starter. Termasuk dua pertandingan di partai final melawan Thailand.

"Alhamdulillah juga coach Alfred Riedl memberi kesempatan bermain di Piala AFF 2016 sampai final. Walaupun secara usia dia sudah tua waktu itu, tapi semangat dan dedikasi beliau begitu luar biasa untuk sepak bola Indonesia," terang Bayu.

"Coach Riedl pelatih yang sangat tegas dan disiplin. Tapi di luar lapangan, beliau sangat memahami pemain. Sehingga tim bisa enjoy dan kompak," tuturnya.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓