Shopee Liga 1: Setelah Pedro Bartolli, Giliran Hugo Grillo Pamit dari Arema

Oleh Yus Mei Sawitri pada 16 Sep 2020, 18:15 WIB
Diperbarui 16 Sep 2020, 18:15 WIB
Hugo Guilherme Grillo, Arema FC
Pemain Arema FC, Hugo Guilherme Grillo, pada laga uji coba melawan Kaki Mas Dampit di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (29/8/2020). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Rencana Arema FC merekrut dua pemain muda asal Brasil untuk program naturalisasi menjadi warga negara Indonesia (WNI) batal. Setelah beberapa hari lalu Pedro Bartolli pamit, Rabu (16/9/2020), giliran Hugo Grillo yang menyatakan urung jadi pemain Arema.

Keputusan Hugo Grilio tersebut cukup mengherankan. Padahal saat kedua pemain itu baru gabung latihan selama dua hari, manajemen Arema FC sudah membuat rilis. Arema FC menyatakan merekrut dua pemain yang berposisi sebagai striker dan stoper itu.

Tetapi, kini dua pemain itu malah pulang kampung ke Brasil. Manajemen Arema menjelaskan ada ketidaksepakatan dengan dua pemain itu.

“Sama seperti Pedro, Hugo tidak jadi dikontrak. Ada sejumlah poin yang membuat kami tidak bersepakat. Akhirnya Arema memulangkan mereka,” jelas General Manager Arema, Ruddy Widodo. 

Kabarnya ada beberapa alasan yang membuat dua pemain itu tidak jadi membela Arema. Secara kualitas, mereka tidak tergolong istimewa. Selain itu, proses naturalisasi mereka juga menuai kritikan dari pengamat sepak bola Indonesia.

Gara-gara proses naturalisasi menemui jalan buntu, Arema FC tidak ingin memakai slot pemain asing untuk Hugo dan Pedro. Singo Edan pilih membidik pemain asing yang lebih berpengalaman.

 

2 dari 3 halaman

Salam Perpisahan

Arema FC
Dua pemain asing, Pedro Bartoli Jardim (striker) dan Hugo Guilherme (stopper), mengikuti seleksi di Arema, Selasa (18/8/2020). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Mulai Rabu, Hugo sudah tidak lagi mengikuti sesi latihan Arema. Dia juga menyampaikan salam perpisahan kepada suporter lewat akun Instagramnya.

“Saya ingin berterima kasih kepada semua fans Arema, rekan satu tim dan semua profesional di klub. Kalian akan selalu di hatiku,” katanya.

Sebelumnya, tim pelatih Arema sebenarnya menilai Hugo mempunyai prospek. Bek berusia 18 tahun itu bisa melakukan adaptasi dengan cepat.

Dia tidak hanya berkomunikasi dengan sesama pemain asing, tapi juga lokal. Hugo juga sudah mulai berbicara dengan bahasa Indonesia. Dia punya tekad tinggi untuk jadi pemain Arema dan membela timnas Indonesia jika sudah memegang paspor Indonesia. 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓
Inovasi dari SCM Untuk Shopee Liga 1 2020