Shopee Liga 1 Vakum, Bek Muda PSIS Latihan Bersama Ayah

Oleh Vincentius Atmaja pada 28 Okt 2020, 13:00 WIB
Diperbarui 28 Okt 2020, 13:00 WIB
Kartika Vedhayanto
Bek muda PSIS Semarang, Kartika Vedhayanto dalam sesi latihan di Stadion Citarum, Semarang. (Dok PSIS Semarang)

Bola.com, Semarang - Pemain muda PSIS Semarang, Kartika Vedhayanto punya cara unik untuk mengisi waktu senggang di tengah ketidakpastian Shopee Liga 1 2020. Bek muda ini tetap berlatih setelah timnya diliburkan.

Menariknya, ia berlatih dengan dengan ayahnya, Trimur Vedhayanto. Sang ayah memang tidak asing lagi bagi penikmat sepak bola nasional era 1990-an.

Trimur Vedhayanto merupakan pemain andalan Pelita Jaya dan juga berkiprah di Timnas Indonesia.

Belum lama ini, anak dan bapak tersebut bermain dalam satu tim dalam sebuah pertandingan di Lapangan Sumber Agung, Kabupaten Bantul, Minggu (25/10/2020) kemarin. Tidak sekali saja baginya bermain bareng sang ayah, namun dalam beberapa kesempatan lain.

"Selama libur (latihan PSIS) ini saya sering main bola bersama ayah juga. Tim yang saya bela dari Desa Sumberejo, kadang juga ikut tim ayah dan teman-temannya yaitu Salatiga All Star," ungkap Kartika Vedhayanto, Selasa (27/10/2020).

Baginya, bermain atau berlatih bersama ayahnya sekaligus mendapat banyak pengalaman dan pelajaran. Kartika mengaku banyak belajar dari Ayahnya yang sudah cukup banyak makan asam garam sebagai pesepak bola.

"Biasanya minta saran ke ayah, lalu sharing pengalaman dari beliau. Intinya saya diminta untuk tetap giat berlatih dan jangan cepat puas," terangnya.

2 dari 3 halaman

Harapan di Timnas Indonesia

Trimur Vedhayanto dan Kartika Vedhayanto
Duet ayah dan anak, Trimur Vedhayanto dan Kartika Vedhayanto (kanan), di sela-sela berlatih saat kompetisi masih vakum. (Dokumen pribadi Kartika Vedhayanto)

Kartika Vedhayanto sedianya masuk dalam seleksi Timnas Indonesia U-19 saat TC di Jakarta beberapa bulan lalu. Sayangnya ia tereliminasi dan kembali ke klubnya.

Pemain yang memiliki posisi bek sayap tersebut masih menyimpan keinginan dan harapan kembali tergabung dalam skuad Timnas Indonesia U-19. Kompetisi Liga 1 yang seharusnya menjadi kesempatan baginya membuktikan diri, juga diharapkan segera bergulir.

"Pastinya ingin agar kompetisi berjalan lagi. Melalui kompetisi ini, syukur-syukur bisa kembali lagi ke Timnas. Sementara kompetisi membuat pemain bisa dapat kesempatan dan jam terbang," jelas Kartika.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓