Banyak Pemain Asing Pergi, Gabriel do Carmo Malah Ingin Tetap di Persela

Oleh Aditya Wany pada 08 Jan 2021, 06:00 WIB
Diperbarui 08 Jan 2021, 06:00 WIB
Gabriel do Carmo
Pemain asing Persela Lamongan, Gabriel do Carmo. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Lampung - Nasib buram lanjutan Shopee Liga 1 2020 telah membuat sejumlah pemain asing masing-masing klub kontestan pergi. Mereka sudah tidak tahan terus menunggu kapan kompetisi dilanjutkan sejak dihentikan sementara pada Maret 2020.

Striker Gabriel do Carmo memilih untuk tidak mengikuti langkah para rekan-rekannya sesama legiun impor. Pemain asal Brasil itu tercatat sebagai penggawa Persela Lamongan musim 2020 dan tidak ingin hengkang.

Gabriel sebenarnya menjalani musim debutnya di Indonesia pada 2020. Namun, dia hanya sempat tampil dalam dua pertandingan di Liga 1 2020. Ironisnya, sebagai striker dia belum menyumbang gol dalam dua pertandingan tersebut.

Masing-masing terjadi saat timnya berjumpa dengan Persib Bandung dan PSIS Semarang. Selain gagal mencetak gol, Gabriel malah pernah mendapat kartu merah saat melawan PSIS.

Lantas, apa yang membuatnya ingin tetap berseragam Persela musim 2021?

“Kisah saya bersama Persela belum tuntas,” ucap penyerang berusia 30 tahun tersebut.

Pemain bernomor punggung 50 di Persela itu mengklaim telah melakukan negosiasi dengan pihak manajemen klub. Dia hanya menunggu kepastian dan akan kembali berstatus sebagai pemain Persela setelah kontraknya berakhir pada Desember 2020 lalu.

“Kami (manajemen Persela dan Gabriel) mulai melakukan pembicaraan. Kemungkinan saya melakukan tanda tangan kontrak baru pada Maret nanti. Saya ingin memberi kemampuan terbaik untuk klub dan suporter,” imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Prioritaskan Persela

Persela Lamongan Logo
Persela Lamongan Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Gabriel mendapat sejumlah tawaran dari klub-klub luar negeri seperti yang dialami oleh para pemain asing lain. Meski enggan menyebutkan klubnya, dia merasa perlu tetap membela Persela.

Cerita yang belum rampung bersama Laskar Joko Tingkir itu membuatnya tidak ingin berpaling ke klub lain. Padahal, situasi yang terjadi pada sepak bola Indonesia bisa dibilang mampu menjadi alasan kuat bagi pemain asing untuk menerima tawaran menggiurkan lain.

Gabriel termasuk pemain asing sarat pengalaman dengan pernah berkarier di berbagai negara. Selain Brasil, dia juga pernah merumput di Yunani, Albania, Bulgaria, Siprus, hingga Mongolia.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓