Arema FC Sanjung V-League yang Tetap Bergulir di Tengah Pandemi COVID-19

Oleh Iwan Setiawan pada 14 Mar 2021, 15:30 WIB
Diperbarui 14 Mar 2021, 15:30 WIB
Sudarmaji dan Ruddy Widodo
Media officer Arema, Sudarmaji (kiri), dan GM Arema, Ruddy Widodo. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Sepak bola Indonesia bakal kembali bergeliat menyusul akan digelarnya Piala Menpora 2021 pada 21 Maret mendatang. Turnamen pramusim tersebut bakal menguji pengelolaan kompetisi sepak bola di Tanah Air pada situasi pandemi COVID-19.

Jika ajang tersebut sukses dan tidak membuat cluster baru penyebaran virus corona, izin dari pihak Kepolisian untuk Liga 1 bakal diberikan. Artinya, status Liga 1 masih bergantung pada kesuksesan perhelatan Piala Menpora 2021.

Terkait hal tersebut, Arema FC sebagai klub peserta barharap turnamen pra musim itu berjalan tanpa kendala. "Kami optimistis Piala Menpora bisa berjalan dengan protokol kesehatan yang ada," jelas General Manager Arema, Ruddy Widodo.

"Saya optimistis sejak melihat dua kali uji coba Timnas Indonesia di Stadion Madya Senayan beberapa waktu lalu. Semua protokol kesehatan berjalan. Suporter juga tidak ada, bahkan dalam radius kurang lebih satu kilometer dari stadion," lanjutnya.

Meski bersyukur sepak bola Indonesia bakal kembali hidup, Arema merasa iri dengan kompetisi di negara ASEAN lainnya yang terus berjalan di tengah pandemi virus corona, satu di antaranya liga Vietnam adalah V-League.

"Saya melihat sepak bola Vietnam terus jalan. Saya dengar juga dari agen pemain Indonesia yang sempat ke sana. Jika COVID-19 tinggi, kompetisi akan berjalan tanpa penonton. Tetapi, jika kasus positif turun, boleh digelar dengan penonton," jelas Ruddy Widodo.

 

2 dari 3 halaman

Bisa Terus Bergulir

Kuncoro, Arema FC
Asisten pelatih Arema FC, Kuncoro (putih), saat memimpin latihan Arema FC di Stadion Kanjuruhan. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Kompetisi di Vietnam pada musim ini sudah berjalan sejak 15 Januari lalu. Namun, pada akhir Januari kompetisi dihentikan karena ada gelombang baru kasus virus corona. Tetapi, pekan ini kabarnya kompetisi dilanjutkan kembali.

"Saya dengar kompetisi di sana sempat dihentikan karena beberapa suporter mulai lengah tidak memakai masker. Tetapi negara mereka disiplin. Siapapun yang masuk ke sana harus isolasi dua minggu," terangnya.

Bukan bermaksud membandingkan dengan Indonesia, Ruddy berharap ke depan kompetisi Indonesia bisa terus berjalan. Apalagi, protokol kesehatan yang diterapkan juga sudah ketat.

"Saya sendiri harus swab dua kali ketika hadir dalam uji coba timnas. Saat Piala Menpora nanti, semua yang terlibat akan di vaksin lebih dulu begitu rombongan klub tiba di kota penyelenggara," pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓