Semifinal Piala Menpora: Persib Vs PSS Bakal Jadi Laga Emosional Dejan Antonic

Oleh Vincentius Atmaja pada 15 Apr 2021, 10:00 WIB
Diperbarui 15 Apr 2021, 10:00 WIB
PS Sleman - Dejan Antonic
PS Sleman - Dejan Antonic (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Sleman - Laga menarik tersaji untuk babak semifinal Piala Menpora 2021 yang mempertemukan Persib Bandung Vs PSS Sleman. Leg pertama akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (16/4/2021).

Pertemuan nanti akan menjadi momen yang menguras emosional bagi Dejan Antonic, pelatih kepala PSS. Untuk kesekian kalinya, ia harus bertemu dan melawan Persib yang pernah bersamanya.

Selain PSS, ia pernah membawa Borneo FC bernostalgia bertanding di Bandung dan harus bertempur melawan Persib.

Pelatih berkebangsaan Serbia tersebut pernah menjadi bagian dari Maung Bandung setidaknya selama kurang lebih tiga tahun.

Sebelumnya ia juga pernah membesut Pelita Bandung Raya (PBR) pada musim 2013. Ia mampu membawa PBR melangkah hingga ke babak semifinal ISL kala itu, sebelum dihentikan oleh Persipura Jayapura. Lantas, ia menjadi suksesor Djadjang Nurdjaman di Persib pada musim 2015.

Djanur kalau itu melakoni tugas belajar di klub Serie A, Inter Milan, membuat manajemen Persib menunjuk Dejan Antonic, khusunya menghadapi turnamen pengganti kompetisi musim 2015. Dejan mengemban tugas membawa Persib berjaya dengan status juara bertahan ISL 2014.

2 dari 4 halaman

Tekanan Besar di Persib

Dejan Antonic
Ritual itu dilakukan pelatih Persib, Dejan Antonic, untuk memohon agar diberikan yang terbaik saat pertandingan. (Dok Bola.com)

Kiprah Dejan Antonic bersama Persib Bandung awalnya terlihat menjanjikan. Di iala Bhayangkara, Dejan membawa Persib tampil sebagai finalis. Sayang, gelar juara gagal dicapai karena Persib takluk dari Arema di partai final.

Meski begitu, Dejan tetap dipercaya menukangi tim pujaan bobotoh yang kala itu tengah bersiap menghadapi turnamen jangka panjang pengganti kompetisi, yaitu Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.

Kiprah Persib di ISC cukup mengecewakan di awal. Setelah timnya dipecundangi oleh Bhayangkara FC, Dejan memutuskan mundur dari jabatan pelatih kepala Persib, untuk kemudian kembali berkarier di Hong Kong.

Namun, banyak hal positif yang pernah dilakukannya untuk kemajuan Persib dan sepak bola Bandung. Sebagai pelatih yang menyukai tenaga muda di timnya, Dejan Antonic ikut melahirkan generasi baru Persib.

Satu diantaranya adalah sosok Febri Hariyadi yang kini menjadi andalan di sektor sayap Persib merupakan buah dari kepercayaannya kepada pemain muda. Febri merupakan pemain yang ditarik Dejan dari tim U-21 ke tim senior Persib, saat akan bergulirnya ISC 2016.

3 dari 4 halaman

Misi di PSS

FOTO: Madura United Berbalik Unggul, Tumbangkan PSS Sleman 2-1 dalam Laga Grup C Piala Menpora 2021 - Dejan Antonic
Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic mengamati timnya bermain menghadapi Madura United dalam laga Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (23/3/2021). PSS Sleman kalah 1-2 dari Madura United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Kini Dejan Antonic menatap era baru bersama PSS. Sentuhan tangan dinginnya membuat tim asal DIY bicara banyak di Piala Menpora. Berkat kerja kerasnya dan para pemain, PSS menembus babak empat besar.

Sebuah prestasi yang cukup memukau bila dibandingkan dengan pencapaian PSS pada awal Liga 1 2020 yang berjalan tiga pertandingan. Saat itu PSS terseok-seok di papan bawah hanya dengan mengoleksi dua angka dari tiga pertandingan.

Terlepas dari banyaknya kritikan dan cibiran atas gaya permainan PSS yang masih monoton, ia memberikan bukti nyata berupa prestasi yang ada sekarang ini.

Mengantar hingga ke semifinal jelas bukan prestasi yang sepele. Perlu diingat pula, di tangan Dejan Antonic, PSS sudah berhasil melewati ujian berat. Mulai mengalahkan Persebaya di fase grup dan juara bertahan Liga 1, Bali United di perempat final lewat adu penalti.

Melihat komposisi pemain yang cukup mewah dan kedalaman skuad yang matang, Dejan punya modal besar agar PSS dapat kembali membuat kejutan. Bukan tak mungkin Persib ikut kewalahan seperti Bali United dan tergelincir di semifinal.

4 dari 4 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓