Generasi Emas Persipura Belum Habis, Jacksen Tiago Masih Percaya pada Angkatan Boaz Solossa

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 21 Apr 2021, 08:15 WIB
Diperbarui 21 Apr 2021, 08:15 WIB
Persipura Jayapura - Boaz Solossa, Yustinus Pae, Ian Kabes
Persipura Jayapura - Boaz Solossa, Yustinus Pae, Ian Kabes (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jayapura - Persipura Jayapura punya cara untuk menghargai dan memberdayakan pemain seniornya. Tim berjulukan Mutiara Hitam itu memastikan bahwa era Boaz Solossa, Ricardo Salampessy, Ian Kabes, dan Yustinus Pae masih belum usai.

Keempatnya adalah bagian dari generasi emas Persipura Jayapura saat merengkuh tiga trofi Liga Indonesia pada 2008/2009, 2010/2011, dan 2013. Boaz, Ricardo, Kabes, dan Pae juga bahu-membahu membawa Mutiara Hitam menjuarai Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, kejuaraan pengganti kompetisi resmi.

Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen Tiago masih membutuhkan keempatnya untuk musim depan. Namun, Boaz, Ricardo, Kabes, dan Pae tidak mendapatkan garansi akan selalu menjadi pemain inti.

"Saya tidak bisa menentukan apapun, yang menentukan menjadi pemain inti atau tidak itu pemain sendiri. Yang jelas, tim pelatih respek terhadap jasa dan peran mereka di dalam tim," kata Jacksen pada konferensi pers virtual, Selasa (20/4/2021).

"Saya tahu bahwa Boaz dan pemain-pemain lain sudah sadar. Di setiap latihan, saya selalu pisahkan mereka berempat. Saya jarang memasang mereka bersama. Tanpa mereka sadari, saya sudah memberikan peran kepada mereka untuk membimbing pemain muda kami. Itu yang kami biasakan dalam latihan," jelas Jacksen.

2 dari 3 halaman

Tergantung Kondisi Pemain

Persipura Jayapura, Bola.com, Gojek Liga 1 bersama Buka Lapak, Boaz Solossa
Pemain Persipura Jayapura, Boaz Solossa saat melawan Persija Jakarta pada lanjutan Liga 1 Gojek bersama Bukalapak di Stadion Pakansari, Bogor, (25/5/2018). (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Jacksen juga tidak mau mengatakan bahwa keempatnya akan turun kasta sebagai pemain pelapis di Persipura Jayapura.

"Soal cadangan atau tidak, saya kembalikan ke mereka. Saya tahu apa yang mereka bisa berikan kepada saya," imbuh pelatih asal Brasil ini.

"Sebelum saya melatih Persipura lagi pada 2019, banyak orang yang bertanya kepada saya mengapa saya mau melatih Persipura. Tim ini dianggap berisikan pemain tua dan dinilai bakal degradasi."

"Tapi, saya punya keyakinan, saya bisa kembalikan itu semua. Puji Tuhan, kami bisa sampai ke Piala AFC dengan skuad seperti ini. Saya tahu kemampuan mereka dan akan komunikasi ke mereka."

"Saya juga akan tahu kapan momen mereka akan bermain penuh, kapan mereka tidak bisa bermain full. Peran mereka masih sangat besar membantu saya di dalam dan luar lapangan," terang Jacksen.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓