Duel PSM Vs PSS untuk Perebutan Posisi 3 Piala Menpora, Dinilai Jadi Laga untuk Jaga Pamor dan Harga Diri

Oleh Abdi Satria pada 22 Apr 2021, 09:45 WIB
Diperbarui 22 Apr 2021, 09:45 WIB
Piala Menpora - PSM Makassar, Yakob Sayuri, Rasyid Bakri, Hilmansyah
Piala Menpora - PSM Makassar, Yakob Sayuri, Rasyid Bakri, Hilmansyah (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Makassar - PSM Makassar dan PSS Sleman bakal berduel memperebutkan tempat ketiga Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/4/2021). Sebelumnya, kedua tim sama-sama tersingkir di semifinal.

PSM ditaklukkan Persija lewat drama adu penalti setelah bermain tanpa gol dalam dua pertemuan. Sementara PSS kalah agregat 2-3 dari Persib Bandung.

Meski sama-sama terluka, duel PSM kontra PSS diprediksi tetap berlangsung seru. Keyakinan ini diungkap Tony Ho, pengamat sepak bola asal Makassar kepada Bola.com, Rabu (21/4/2021).

Menurut Tony, memang biasanya pada laga perebutan ketiga sebuah turnamen berlangsung kurang greget. Tapi, di Piala Menpora 2021 sedikit berbeda.

Mantan pelatih Persipura U-20 ini merujuk sejumlah laga penyisihan grup yang tetap berlangsung keras meski peluang kedua tim tak lagi ada.

"Saya melihat Piala Menpora ini jadi ajang buat peserta untuk unjuk kemampuan setelah tak berkompetisi selama setahun. Belum lagi hadiah uang yang diperebutkan jumlahnya lumayan," kata Tony.

Apalagi, berbeda dengan partai final yang berlangsung dua kali, laga perebutan tempat ketiga hanya satu pertandingan. Ditambah setiap tim memiliki waktu yang cukup untuk mengembalikan kondisi pemainnya serta merancang strategi jitu untuk mengalahkan lawan.

 

2 dari 3 halaman

Jagokan PSS

Kolase - PS Sleman di Piala Menpora
Kolase - PS Sleman di Piala Menpora (Bola.com/Adreanus Titus)

Meski PSM tampil mengesankan sepanjang perhelatan, Tony lebih cenderung menjagokan PSS memenangkan laga ini. Ia pun memprediksi laga ini tidak diakhiri dengan adu penalti alias pemenang ditentukan pada waktu normal.

"Secara teknik, saya melihat puncak penampilan PSM sudah lewat usai kalah dari Persija di semifinal. Sementara penampilan PSS tetap stabil dengan materi pemain yang lebih merata," terang Tony.

Juku Eja bisa membalikkan keadaan bila manajemen dan pelatih mampu menjaga determinasi serta semangat siri na pacce Zulkifli Syukur dan kawan-kawan.

"Jadikan laga nanti sebagai ajang adu pamor dan harga diri. Karena saya yakin, PSS juga ingin mengalahkan tim dengan nama besar seperti PSM," pungkas Tony.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Lanjutkan Membaca ↓
Ketum PSSI Apresiasi Piala Menpora dan Berharap Liga 1 Bergulir Juli Tahun Ini