Lebaran di Bandung, Duo Persib Ajak Masyarakat Menunda Mudik

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 11 Mei 2021, 16:00 WIB
Diperbarui 11 Mei 2021, 16:00 WIB
FOTO: Sempat Tertinggal, Arema Bangkit Imbangi Persib di Bandung
Gelandang Persib Bandung, Erwin Ramdani. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Bandung - Dua pemain Persib Bandung, Erwin Ramdani dan Dhika Bhayangkara, kompak untuk tetap berada di Bandung dan tidak mudik atau pulang ke kampung halamannya dalam momentum Idulfitri kali ini. Keduanya juga mengajak masyarakat untuk mematuhi kebijakan pemerintah.

Momen Idulfitri kali ini menjadi yang kedua kalinya ada di masa pandemi COVID-19. Sejak 2020, momen silaturahmi dalam rangka lebaran dilakukan masyarakat secara online.

Begitu rindunya para perantau dengan keluarga di kampung halaman, banyak yang berharap bisa melakukan mudik pada lebaran kali ini. Namun, karena pandemi COVID-19 belum berakhir, pemerintah mengeluarkan kebijakan agar masyarakat tidak melakukan mudik terlebih dulu demi memutus rantai penyebaran virus corona.

Hal tersebut juga dilakukan gelandang Persib Bandung, Erwin Ramdani. Ia mengajak masyarakat untuk tetap mengikuti kebijakan tidak mudik dulu ke kampung halaman saat momen Idulfitri kali ini.

"Kita sebagai warga negara harus mengikuti aturan. Ini harus tetap ada demi menekan angka penyebaran COVID-19," ujar Erwin Ramdani dalam situs resmi klub.

"Saya punya teman yang ingin sekali mudik pada tahun ini, tapi enggak bisa. Sementara di sini, ia tinggal sendiri. Sebagai teman, sebisa mungkin saya berusaha menghibur dan membantunya sampai aturan tersebut selesai," lanjut gelandang Persib Bandung itu.

2 dari 3 halaman

Demi Pandemi COVID-19 Bisa Berakhir

Dhika Bhayangkara, Persib Bandung
Kiper Persib Bandung, Dhika Bhayangkara (kanan). (Bola.com/Erwin Snaz)

Tidak hanya Erwin Ramdani, kiper Persib Bandung, Dhika Bhayangkara, juga memilih tetap berada di Bandung saat Idulfitri. Ia sudah merindukan keluarga yang ada di Kuningan, Jawa Barat. Namun, Dhika memutuskan untuk tetap mendukung program pemerintah dalam memutus rantai penyebaran COVID-19.

"Jadi sampai saat ini belum ada rencana mudik. Apalagi ada program larangan mudik dari pemerintah," ujar Dhika Bhayangkara.

Meski tak bisa mudik membuatnya merasa sedih, Dhika Bhayangkara rela mengambil keputusan tersebut demi kebaikan semua orang, terutama masyarakat Indonesia. Ia berharap pandemi COVID-19 bisa segera berakhir dan masyarakat disiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Seperti tahun kemarin, silaturahmi virtual saat lebaran. Meski sedih, tapi ini demi kebaikan bersama," ucapnya.

Sumber: Persib

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓