3 Biang Kekalahan Telak yang Dialami Timnas Indonesia dari Vietnam

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 08 Jun 2021, 11:00 WIB
Diperbarui 08 Jun 2021, 11:00 WIB
Vietnam vs Indonesia2_Kualifikasi Piala Dunia 2022
Striker Timnas Indonesia, Kushedya Hari Yudo (kiri) tidak mampu menembus pertahanan Vietnam. Vietnam mengontrol penuh jalannya pertandingan. Vietnam unggul penguasaan bola hingga 72 persen. Bahkan, Indonesia tidak mencatat satu pun tendangan mengarah ke gawang di babak pertama. (Foto: Dok. PSSI)

Bola.com, Dubai - Timnas Indonesia babak belur dalam pertandingan lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. Menantang Vietnam di Stadion Al-Maktoum, Senin (7/6/2021) malam WIB, pasukan Shin Tae-yong dipaksa menyerah 0-4 dari Vietnam.

Timnas Indonesia awalnya mampu menahan gempuran Vietnam yang secara masif terjadi pada babak pertama. Sejumlah peluang yang dihasilkan Vietnam, mampu dipatahkan barisan pertahanan Timnas Indonesia.

Petaka terjadi pada babak kedua. Timnas Indonesia harus mengakui empat gol Vietnam yang dicetak oleh Nguyen Tien Linh (51'), Nguyen Quang Hai (62'), Nguyen Cong Phuong (67'), Vu Van Thanh (74').

Pada sisa waktu, Timnas Indonesia berusaha membangun serangan. Namun, semuanya sudah terlambat karena peluang yang dihasilkan mentok saat menemui kukuhnya jantung pertahanan Vietnam.

Kekalahan ini membuat Timnas Indonesia makin terpuruk di dasar klasemen sementara Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. Adapun Vietnam kukuh di puncak klasemen dengan raihan 14 poin.

Timnas Indonesia menyisakan satu laga sisa di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Pasukan Shin Tae-yong akan menghadapi Uni Emirat Arab pada 11 Juni mendatang.

Kekalahan dari Vietnam menyisakan pelajaran berharga buat Timnas Indonesia. Lantas, apa saja biang kekalahan Timnas Indonesia dari Vietnam yang bisa dievaluasi oleh pelatih Shin Tae-yong?

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 4 halaman

Sulit Berkembang

Vietnam vs Indonesia3_Kualifikasi Piala Dunia 2022
Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan (kanan), harus berjibaku menghentikan aliran bola sayap Vietnam yang cukup cepat. Vietnam langsung memberikan tekanan ke pertahanan Indonesia, melalui kedua sayap di kanan dan kirinya sejak menit pertama. (Foto: Dok. PSSI)

Timnas Indonesia mendapatkan tekanan bertubi-tubi sejak awal babak pertama. Vietnam menggempur lini pertahanan Tim Garuda secara masif dari sejumlah sektor.

Situasi ini membuat Timnas Indonesia kalang kabut dan hanya fokus bertahan sepanjang babak pertama. Timnas Indonesia kesulitan mengembangkan permainan meskipun sesekali mendapatkan peluang melalui skema serangan balik.

Namun, alur serangan Timnas Indonesia selalu mentok di setengah lapangan. Hal ini membuat Vietnam sulit dibendung hingga akhirnya memanfaatkan peluang-peluang yang ada menjadi gol.

3 dari 4 halaman

Miskin Peluang

Vietnam vs Indonesia4_Kualifikasi Piala Dunia 2022
Pemain Timnas Indonesia, Yakob Sayuri (tengah), berulang kali gagal menembus pertahanan ketat Vietnam. Mampu menahan serangan cepat Vietnam di babak pertama, Timnas Indonesia harus rela kebobolan empat kali di babak kedua. (Foto: Dok. PSSI)

Skema serangan yang dimainkan Timnas Indonesia pada babak pertama tampak tak berdaya. Yakob Sayuri dan Osvaldo Haay kehilangan peran di sektor sayap.

Keduanya sulit mengembangkan permainan karena harus turun membantu serangan. Minimnya peluang yang dihasilkan membuat Kushedya Hari Yudo kesulitan mencetak gol.

Pada babak kedua, kehadiran Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman sempat mengubah skema serangan Timnas Indonesia. Namun, kukuhnya lini pertahanan Vietnam tetap tak mampu ditembus.

4 dari 4 halaman

Hilang Fokus

Vietnam vs Indonesia1_Kualifikasi Piala Dunia 2022
Timnas Indonesia gagal mengulang penampilan apik saat melawan Thailand di laga sebelumnya saat dibantai Vietnam 0-4 pada matchday ketujuh Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Al Maktoum Stadium, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Senin (7/6/2021) malam WIB. (Foto: Dok. PSSI)

Ditekan habis-habisan pada babak pertama membuat lini pertahanan Timnas Indonesia kehilangan tenaga pada babak kedua. Hal ini terlihat mulai kendurnya lini pertahanan.

Situasi ini berhasil dimaksimalkan oleh Vietnam. Terjadinya empat gol pada babak kedua merupakan hasil kehilangan fokus dan komunikasi yang tak lancar di lini pertahanan.

Kiper Nadeo Argawinata juga memiliki respons yang buruk dalam membaca arah bola. Hal ini menjadi perhatian penting buat pelatih Shin Tae-yong agar bisa lebih mengasah fokus pemainnya terutama dalam 30 menit terakhir pertandingan.

Lanjutkan Membaca ↓