Deretan Pemain Asing Anyar Persebaya di Liga 1: Dari Jebolan Ansan Greeners hingga Leicester City

Oleh Wiwig Prayugi pada 13 Jun 2021, 06:45 WIB
Diperbarui 13 Jun 2021, 06:45 WIB
Kolase - Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa, Jose Wilkson, Alie Sesay
Kolase - Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa, Jose Wilkson, Alie Sesay (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya jadi satu di antara tim yang terpaksa merombak seluruh pemain asingnya di kompetisi Liga 1 2021/22. Ketiadaan kompetisi musim lalu memang membuat jengah.

Eksodus dimulai dengan kepergian David da Silva dan Makan Konate yang di kemudian hari merapat ke klub Malaysia, Terengganu FC. Disusul Mahmoud Eid yang pindah ke Al-Messaimer (kasta kedua Liga Qatar) dan terakhir Aryn Williams yang menjajal peruntungan di kompetisi kasta ke-6 di Inggris bersama Havant & Waterlooville FC.

Klub berjulukan Green Force tersebut bahkan bermain tanpa pemain asing saat mengikuti turnamen Piala Menpora 2021. Persebaya yang sempat menjanjikan di babak grup akhirnya terhempas di delapan besar setelah takluk 2-3 dari Persib Bandung.

Menghadapi kompetisi musim ini, manajemen Persebaya Surabaya langsung bergegas menambal skuadnya. Dua pemain asing baru telah diresmikan dan tinggal menunggu waktu dua pemain lainnya diumumkan. Berikut ulasannya:

2 dari 6 halaman

Taisei Marukawa

Taisei Marukawa, Persebaya Surabaya
Gelandang asing baru Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa. (Dok Persebaya)

Pemain asal Jepang ini menjadi pemain asing pertama yang diresmikan Persebaya. Baru berusia 24 tahun, Aji Santoso sepertinya berharap dirinya bisa menjadi 'Kei Hirose baru' di sepakbola Indonesia.

Kebetulan, Taisei dan Kei memang berteman dekat dan sama-sama menimba ilmu di Liga Malta sebelum menjajal karier di sepak bola Indonesia. Kei juga yang memberikan tahukan segala hal tentang Indonesia.

Taisei sendiri merupakan pemain nomor 10 modern yang juga bisa ditempatkan sebagai seorang winger. Penggemar anime Captain Tsubasa ini bahkan menargetkan minimal bisa mencetak 10 gol di musim debutnya.

3 dari 6 halaman

Jose Wilkson

Jose Wilkson
Pemain asing Persebaya Surabaya, Jose Wilkson. (Dok. Persebaya)

Penyerang dengan tinggi 190 sentimeter itu jelas bakal diplot sebagai suksesor Da Silva. Tapi dengan tinggi badannya yang nyaris dua meter, suporter Persebaya mungkin bakal melihat gaya permainan yang berbeda dari pria asal Brasil ini.

Jika Da Silva lebih suka menyerang pertahanan lawan dengan kecepatannya dan memburu ruang kosong di belakang pertahanan lawan, Wilkson mungkin menawarkan hal berbeda.

Posturnya yang tinggi besar tentu akan menjadi pengalih perhatian yang tepat bagi winger lincah Persebaya untuk mengokupansi ruang. Dirinya pun bisa dimaksimalkan sebagai target man maupun pemantul bola.

4 dari 6 halaman

Alie Sesay

Alie Sesay
Alie Sesay (tengah), saat bermain membela Siera Leone di kualifikasi Piala Afrika 2015. (AFP/Sia Kambou)

Aji Santoso tentu memiliki pertimbangan matang untuk menambah kualitas di sektor pertahanan. Salah satunya tentu karena banyaknya bek Persebaya yang menjadi andalan timnas Indonesia di segala kelompok umur.

Saat ini saja, tiga bek tangguh Persebaya tak bisa bergabung dalam pemusatan latihan jelang Liga 1 2021/22. Arif Satria, Rizky Ridho dan Rachmat Irianto mendapat panggilan negara memperkuat Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Namun, pemain jebolan akademi Leicester City ini mampu memerankan sejumlah posisi seperti gelandang bertahan dan bek sayap. Tetapi sang pelatih tentu akan memprioritaskan dirinya sebagai salah satu bek tengah utama.

5 dari 6 halaman

Bruno Moreira

Selain ketiganya, Aji memastikan Persebaya bakal merekrut Bruno Moreira. Saat ini, pemain berusia 22 tahun tersebut masih menjalani karantina mandiri di Jakarta dan diperkirakan tiba di Surabaya pada tengah bulan nanti.

Pemain asal Brasil ini matang bermain di K-League 2 (kasta kedua Korea Selatan) bersama Chungnam Asan dan Ansan Greeners yang kini menjadi pelabuhan pemain Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar.

Pemain jebolan akademi Santos tersebut sepertinya bakal diplot sebagai playmaker Persebaya menggantikan peran Konate. Sementara Taisei diperkirakan akan ditempatkan lebih ke pinggir lapangan untuk mengoptimalkan kecepatannya. (Wahyu Pratama)

6 dari 6 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓