Liga 1: Bonek Diimbau Merayakan Ultah Persebaya Secara Sederhana di Rumah Saja

Oleh Aditya Wany pada 17 Jun 2021, 11:00 WIB
Diperbarui 17 Jun 2021, 11:00 WIB
Bonek
Logo Bonek, populer di Surabaya, dibuat oleh orang Makassar. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya akan berulang tahun pada Jumat, 18 Juni 2021. Perayaan kali ini sama seperti tahun lalu karena masih dalam situasi pandemi COVID-19, dan oleh karenanya, Bonek diimbau untuk merayakan hari jadi Bajul Ijo yang ke-94 di rumah saja.

Akun instagram Persebaya mengunggah sebuah video imbauan kepada suporter Bonek untuk tidak berkerumun dalam merayakan hari istimewa tersebut.

“Tahan diri, karena pandemi mengintai. Rayakan ulang tahun Persebaya dengan sederhana di rumah masing-masing,” demikian bunyi kutipan dalam unggahan itu.

“Jangan menimbulkan kerumunan yang dapat membahayakan kesehatan diri dan orang-orang tercinta Tidak ada perayaan yang nilainya sepadan dengan keselamatan. Salam satu nyali! Wani!”

Video tersebut juga menampilkan pesan yang disampaikan oleh asisten pelatih Persebaya, Mustaqim, kepada suporter dengan warna kebesaran hijau tersebut.

“Dulur-dulur Bonek, COVID-19 masih ada di sekitar kita. Oleh karena itu, mari kita rayakan ulang tahun Persebaya di rumah saja. Dan, panjatkan doa terbaik untuk kebanggaan kita. Jaga kesehatan diri dan keluarga. Kemanusiaan di atas segalanya,” kata Mustaqim.

 

2 dari 3 halaman

Kasus COVID-19 Meningkat di Surabaya

Foto  Liga 1: Mengintip Sesi Latihan Persebaya Surabaya Tanpa Didampingi Aji Santoso
Skuat Persebaya Surabaya melakukan sesi latihan di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Selasa (15/6/2021). Pada kali ini latihan tim Bajul Ijo tanpa didampingi pelatih Aji Santoso dan asisten Bejo Sugiantoro. (Foto: Dokumentasi Persebaya)

Perayaan ulang tahun dengan berkerumun memang bukan kondisi yang ideal saat ini karena angka kasus positif COVID-19 di Surabaya sedang meningkat. Alasan yang sama membuat manajemen Persebaya membuat kebijakan latihan tertutup.

Kondisi Surabaya masih belum membaik dengan kabarnya meningkatnya angka kasus positif COVID-19. Bahkan, sebanyak 10 anggota DPRD Kota Surabaya dikabarkan telah terpapar virus asal Wuhan, Tiongkok, tersebut sejak pekan lalu.

Jembatan Suramadu, yang menghubungkan Surabaya dan Madura, juga sempat menjadi perbatasan tempat penyekatan warga yang melakukan mobilitas. Hal ini dikarenakan angka positif COVID-19 yang sempat meningkat di Kabupaten Bangkalan.

Hasilnya, ratusan orang yang melintasi jembatan tersebut positif terpapar COVID-19 setelah menjalani tes antigen. Mobilitas warga di sekitar ibukota Provinsi Jawa Timur itu diduga menjadi alasan kembali meningkatnya angka kasus ini.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
PT LIB Akan Gelar Liga 1 pada 20 Agustus 2021