Berkah Piala Dunia U-20 di Indonesia, Fasilitas Sepak Bola Tanah Air Makin Keren

Oleh Wiwig Prayugi pada 20 Jul 2021, 19:45 WIB
Diperbarui 20 Jul 2021, 19:45 WIB
Logo Piala Dunia U-20 Indonesia 2021
Logo Piala Dunia U-20 Indonesia 2021 (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Denpasar - Perlahan, Indonesia akan memiliki banyak stadion dan lapangan latihan berstandar internasional dan lapangan-lapangan latihan yang layak.

Pemerintah sedang menggenjot revitalisasi beberapa lapangan latihan berstandar internasional untuk dipakai di Piala Dunia U-20 pada tahun 2023. Bahkan beberapa lapangan di beberapa daerah seperti Surabaya, Palembang, dan Surakarta sudah ada yang rampung.

Di Bali sendiri, proyek revitalisasi untuk Lapangan Gelora Trisakti Legian, Lapangan Gelora Samudra Kuta, Stadion Ngurah Rai, dan Stadion Kompyang Sujana masih dalam proses perampungan.

Masih ada beberapa aspek yang belum selesai dikerjakan. Jika empat lapangan ini selesai direvitalisasi, sebuah keuntungan besar bagi Bali. Apalagi semua lapangan penunjang dipasang lampu berstandar FIFA dengan kapasitas 800 lux.

Dalam ruang lingkup yang sempit, Bali United yang mendapatkan keuntungan. Sebab, Lapangan Gelora Trisakti adalah lapangan latihan mereka sejak pertama kali berdiri.

Sedangkan Lapangan Gelora Samudra dipakai jika dalam keadaan mendesak seperti ketika Lapangan Gelora Trisakti dipakai untuk upacara agama atau dalam pemeliharaan rumput.

Kebetulan, bek tengah senior Serdadu Tridatu, Leonard Tupamahu beberapa waktu lalu sempat menyambangi Lapangan Gelora Trisakti. Dia melihat kondisi lapangan yang sudah lebih bagus jika dibandingkan saat Bali United memakainya sebagai tempat latihan.

"Kebetulan sempat mampir melihat lapangan dan kondisinya sudah jauh berubah. Kualitas rumput di lapangan semakin baik, lampu penerang untuk malam hari juga sudah ada. Hanya ruang ganti pemain dan pinggiran lapangan saja yang masih dalam tahapan penyelesaian," ucapnya.

Stadion Kapten I Wayan Dipta
Markas Bali United, Stadion Kapten I Wayan Dipta, yang sedang direnovasi. (Bola.com/Maheswara Putra)

Dia lantas membuat korelasi fasilitas penunjang yang dimiliki sebuah klub sepak bola di Indonesia akan berbanding lurus dengan prestasi klub atau pemain. Menurutnya, pemain bisa berkembang lebih baik lagi terutama pemain muda.

Dengan fasilitas penunjang yang baik lanjut Leo, pemain memiliki motivasi lebih besar untuk menunjukkan penampilan terbaik. Kebetulan Bali United saat ini sedang dalam proses merampungkan training ground di kawasan Pantai Purnama.

Training ground tersebut dibangun di lahan seluas kurang lebih tujuh hektar. Nantinya mes pemain dan kantor akan dipindah disana. Rencana awal, akan ada setidaknya tiga sampai empat lapangan yang dibangun.

"Bagi saya keberadaan fasilitas yang baik sangat berpengaruh terhadap perkembangan seorang pemain di lapangan. Sebab, secara mental para pemain pasti akan menikmati latihan di saat fasilitas penunjang itu mendukung," terang eks Persija Jakarta ini.

Kebetulan tidak hanya Serdadu Tridatu yang sedang dalam tahapan pengerjaan training ground. Ada beberapa klub lainnya yang melakukan hal serupa seperti Borneo FC, PSG Pati, Persis Solo, hingga PS Sleman.

"Saya pikir kemajuan yang sangat luar biasa setiap tim di Indonesia mulai memperhatikan fasilitas penunjang dibandingkan ketika saya pertama kali merintis karier sepak bola di Indonesia,” tutupnya singkat.

 

2 dari 2 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓