Melongok Kantor Arema di Masa PPKM: Sunyi, tapi Banyak Perubahan

Oleh Yus Mei Sawitri pada 27 Jul 2021, 23:00 WIB
Diperbarui 27 Jul 2021, 23:00 WIB
Kantor Arema FC
Kantor manajemen Arema tutup selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Sunyi. Satu kata itu yang menggambarkan kondisi kantor manajemen Arema FC saat ini. PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang diperpanjang sampai 2 Agustus 2021 jadi penyebabnya.

Manajemen Arema FC memutuskan menutup kantor mereka sampai PPKM berakhir. Langkah itu diambil untuk mendukung upaya pemerintah yang ingin menekan laju penyebaran virus corona.

Bola.com, Senin (26/7/2021), berkunjung ke kantor manajemen di Jalan Mayjen Pandjaitan No 42, Kota Malang. Hanya ada satu mobil operasional yang terparkir di halaman depan bersama beberapa motor.

Di bagian depan, terbentang spanduk bertuliskan 'Kantor Sementara Tutup'. Sebenarnya ini bukan kali pertama manajemen Arema menutup kantornya.

Tahun lalu ketika penerapan awal PSBB, Singo Edan juga menutup kantor dan mempekerjakan karyawan dari rumah masing-masing. Bedanya, kali ini mereka lebih lama menutup kantor, karena PPKM Darurat diberlakukan sejak 3 Juli lalu.

“Kami mengikuti imbauan pemerintah. Harapannya pandemi ini segera berlalu, sehingga sepak bola bisa berjalan kembali. Itu sebabnya Arema juga aktif menyuarakan vaksin dan mematuhi protokol kesehatan,” jelas Media Officer Arema, Sudarmaji.

Tapi, kali ini kantor Arema tidak sepenuhnya terkunci. Sesekali ada karyawan yang datang untuk mengerjakan tugas yang tidak bisa diselesaikan dari rumah.

Selain itu, di area tim pelatih Akademi Arema melakukan kursus singkat dengan tim Media Officer untuk memberikan program secara daring kepada pemain Arema FC.

 

2 dari 3 halaman

Ruang Konferensi Pers Dirombak

Ruang konferensi pers di kantor Arema FC
Ruang konferensi pers di kantor Arema FC direnovasi saat PPKM. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com sempat masuk ke kantor manajemen. Ada beberapa perubahan yang terlihat, seperti di ruang tunggu yang lebih banyak kursi.

Masuk ke bagian tengah, di sana paling banyak diubah. Sebelumnya, ruangan itu digunakan untuk area fitnes sekaligus ruang konferensi pers.

Tapi alat-alat fitnes sekarang sudah dipindah ke mes baru. Jadi, ruangan itu hanya digunakan untuk jumpa pers.

Presiden Arema, Gilang Widya Pramana, memberikan perhatian khusus untuk ruangan ini. Dia menambahkan backdrop logo Arema dan meja yang tampak mewah.

“Hanya tinggal lampu sorotnya saja yang belum dipasang. Kalau ada lampunya akan terlihat lebih bagus,” kata salah satu penjaga kantor manajemen Arema.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓