Alasan Nick Kuipers Tetap Bertahan di Bandung meski Tak Kunjung Beraksi Lagi Bersama Persib

Oleh Erwin Snaz pada 29 Jul 2021, 05:00 WIB
Diperbarui 29 Jul 2021, 05:00 WIB
Persib Bandung
Nick Kuipers (kanan) bersama tandemnya di lini pertahanan Persib Bandung, Achmad Jufriyanto, ketika berlatih sebelum aktivitas tim berhenti karena PPKM Darurat. (Bola.com/Erwin Snaz)

Bola.com, Bandung - Bek Persib Bandung, Nick Kuipers, menjadi satu di antara beberapa pemain asing Maung Bandung yang cukup betah tinggal di Bandung meski Liga 1 belum kunjung bergulir hingga saat ini.

Pemain asal Belanda ini baru sekali pulang ke kampung halamannya sejak kompetisi terhenti pada Maret 2020 karena pandemi COVID-19. Pemain bernomor punggung 2 di Persib Bandung ini lebih memilih fokus melakukan persiapan di Bandung dengan latihan mandiri.

"Saya ingin dalam kondisi yang siap ketika kami memulai kembali latihan. Saya tidak ingin harus menjalani masa karantina lagi sebelum nanti memulai latihan kembali. Itu tidak bagus untuk kondisi kebugaran saya," ujar Nick Kuipers memberikan alasan saat dihubungi awak media, Rabu (28/7/2021).

Selama ini, Nick Kuipers mengaku lebih banyak meluangkan waktu bersama rekan satu timnya, Ezra Walian, pemain naturalisasi yang juga lahir di Belanda.

"Saya sedikit mengenal Ezra ketika kami masih sama-sama bermain sepak bola di Belanda. Namun, dia adalah orang yang baik dan saya senang banyak meluangkan waktu bersamanya," ujar stoper Persib Bandung itu.

2 dari 3 halaman

Tidak Sabar

Nick Kuipers
Bek Persib Bandung Nick Kuipers berlatih mandiri di saat kompetisi Liga 1 2020 ditunda. (Youtube Nick Kuipers)

Kendati demikian, Nick Kuipers tidak menampik dirinya sudah tidak sabar untuk kembali beraksi di lapangan hijau bersama Persib Bandung setelah kompetisi berhenti selama lebih dari satu tahun ini.

"Sangat buruk bagi Indonesia jika liga tidak kunjung dimulai. Mereka harus segera memulai. Sekarang kami sudah bisa bermain di liga dengan sistem yang aman dan sehat, dengan protokol kesehatan yang ketat. Itu bisa dilihat di turnamen kemarin (Piala Menpora)," ujar Nick Kuipers.

PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi berencana memulai kompetisi Liga 1 2021/2022 pada 20 Agustus 2021. Namun, hal itu masih diragukan lantaran pemerintah kembali memperpanjang PPKM Darurat hingga 2 Agustus 2021.

Bahkan tidak menutup kemungkinan PPKM kembali mengalami perpanjangan. PSSI sendiri terus berupaya untuk bisa menggelar kompetisi sesuai rencana PT LIB atau paling tidak mulai awal September 2021.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓