Bali Menerapkan PPKM Level III, Stefano Cugurra Punya Banyak Waktu Bersama Keluarga

Oleh Maheswara Putra pada 29 Jul 2021, 13:15 WIB
Diperbarui 29 Jul 2021, 13:15 WIB
Bali United, Stefano Cugurra
Pelatih Bali United Stefano Cugurra, bersama anak pertamanya Roma dan sang istri Miranda Erlinda saat Serdadu Tridatu menerima trofi Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. (Bola.com/Maheswara Putra)

Bola.com, Denpasar - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level III untuk wilayah Bali dan level IV untuk Pulau Jawa sebentar lagi akan berakhir pada Senin (2/8/2021). Artinya, aktivitas kegiatan masyarakat yang terbatas bakal sedikit melonggar, termasuk kegiatan olahraga.

Bali United misalnya, sudah bisa melakukan sesi latihan di lapangan. Namun, dengan catatan: tidak ada perpanjangan PPKM lagi dari pemerintah karena masyarakat sudah cukup jenuh dengan pembatasan tersebut.

Selain PPKM, pecinta sepak bola Tanah Air juga memperingati 500 hari tanpa Liga 1 pada Rabu (27/7/2021). Kali terakhir bertanding di Liga 1, yang berlangsung pada 15 Maret 2020, Bali United menghadapi Madura United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Bagi pelatih Bali United, Stefano Cugurra, PPKM yang diterapkan pemerintah bisa menjadi harapan besar bagi Indonesia untuk menekan angka penyebaran COVID-19. "Semoga ini menjadi keputusan terbaik dari pemerintah agar pandemi bisa segera berakhir," ujarnya.

Harapan agar Liga 1 2021/2022 segera bergulir kembali juga digaungkan oleh pelatih asing berpaspor Brasil itu. "Semoga kompetisi bisa segera terlaksana dan tim bisa menjalani latihan bersama," ujar pelatih yang karib disapa Teco itu.

Maklum, sudah tiga pekan Serdadu Tridatu tidak berlatih bersama setelah pemerintah memberlakukan PPKM Darurat. Kini dengan PPKM level III di Bali, Teco bisa menjadi lebih dekat dengan keluarga. Dia bisa memiliki waktu lebih banyak bersama istrinya, Miranda Erlinda, dan kedua buah hatinya, Roma dan Gabriel.

2 dari 3 halaman

Olimpiade Menjadi Hiburan

Olimpiade Tokyo 2020: Brasil vs Jerman
Striker Brasil, Richarlison (kiri) melpaskan tembakan yang masih dapat diblok bek Jerman, Amos Pieper dalam laga penyisihan grup cabang sepak bola Olimpiade Tokyo 2020 di Yokohama, Jepang, Kamis (22/7/2021) malam WIB. (Foto: AP/Kiichiro Sato)
Piala Indonesia 2019: Persija Jakarta Vs Bali United
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, saat melawan Persija Jakarta pada laga Piala Indonesia 2019 di Stadion Wibawa Mukti, Minggu (5/5). Persija menang 1-0 atas Bali United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Selain itu, Olimpiade Tokyo 2020 menjadi satu hiburan tersendiri di tengah ketidakpastian kompetisi di Indonesia dan PPKM yang tengah diterapkan di Jawa dan Bali. Olimpiade Tokyo yang bisa disaksikan oleh jutaan pasang mata di seluruh dunia, membuat Teco berharap Liga 1 juga bisa terlaksana karena itu juga merupakan hiburan tersendiri.

Apalagi suporter masih belum mendapatkan izin untuk bisa datang ke stadion menyaksikan tim kebanggaannya bertanding. Tentu jika Liga 1 bisa digelar, hal itu akan menjadi hiburan meski para penggemar harus menyaksikannya melalui televisi.

"Kebetulan saya banyak menikmati waktu bersama keluarga. Selain itu ada Olimpiade yang menjadi biburan tersendiri bagi saya. Semoga saja Liga 1 bergulir pada Agustus nanti dan suporter bisa menyaksikannya meski dari rumah," ujar mantan arsitek Chiangrai United itu.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
Persib Bandung Tancap Gas Bersiap untuk Hadapi Borneo FC di BRI Liga 1