Kiper Muda Bali United Mengisi Waktu Luang dengan Melukat, Berharap Liga 1 Segera Dimulai

Oleh Maheswara Putra pada 01 Agu 2021, 05:45 WIB
Diperbarui 01 Agu 2021, 05:45 WIB
Bali United
Tiga kiper Bali United, Wawan Hendrawan, Rakasurya Handika, dan Samuel Reimas ketika menjalani latihan bersama staf pelatih dan kiper legendaris Serdadu Tridatu, I Made Kadek Wardana. (Bola.com/Maheswara Putra)

Bola.com, Denpasar - Liga 1 2021/2022 hingga saat ini belum menemui kejelasan kapan bakal digelar. Rasa jenuh pun mulai terasa, termasuk yang dirasakan para pemain Bali United. Namun, pemain harus bersabar karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan segera berakhir pada Senin (2/7/2021).

Namun, rasa jenuh memang terus menghinggapi, termasuk yang dialami oleh penjaga gawang muda Bali United, Rakasurya Handika.

"Bukan jenuh sebenarnya, tapi lebih ke galau. Mau sampai kapan liga ditunda terus? Seperti di Piala Menpora kemarin, semua tim sudah menjalani protokol kesehatan yang ada, termasuk selalu tes swab antigen sebelum ke stadion," ujar Rakasurya.

"Toh pertandingan tidak ada penonton juga kan. Ayolah mulai lagi. Kalau PPKM diperpanjang lagi, liga jangan sampai ditunda lagi. Pokoknya harus jalan," lanjut kiper kelahiran Semarang itu.

Bicara mengenai latihan selama PPKM level III di Bali, Rakasurya biasanya memilih berlatih dengan penjaga gawang di lapangan futsal mini yang ada di mes Bali United. Ada cara pelatihan berbeda yang dilakukan penjaga gawang menurut Raka.

"Latihan biasanya dengan kiper lain, seperti Mas Wawan Hendrawan. Fokusnya feeling tangkapan agar tidak hilang," ucapnya.

Sebagai penjaga gawang yang paling muda, Raka sadar persaingan sangat ketat. Sampai saat ini yang menjadi kiper reguler Bali United adalah Wawan Hendrawan.

Sementara kala Bali United tampil di Piala AFC 2020, Nadeo Argawinata menjadi pilihan utama. Dia baru saja dua kali bermain, yaitu saat menghadapi RANS Cilegon FC dan Barito Putera. Tapi, bagi Raka tidak ada persaingan untuk sektor penjaga gawang, yang ada adalah semua penjaga gawang yang sama-sama belajar dan saling koreksi satu sama lain.

"Kalau persaingan tidak ya. Seperti yang dikatakan Mas Wawan, kami di sini sama-sama belajar dan saling memberikan masukan. Ketika lawan Barito Putera di Tour de Java misalnya, Masa Wawan memberikan banyak masukan. Sama-sama belajar pokoknya," ujar Raka yang sangat mengidolakan kiper Timnas Inggris, Jordan Pickford, itu.

 

 

2 dari 3 halaman

Sempat Jalan-Jalan di Bali

Timnas Indonesia U-23 Vs Timnas Indonesia U-19
Kiper Timnas Indonesia U-19, Rakasurya Handika, memberikan instruksi saat uji coba melawan Timnas Indonesia U-23 di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Sabtu (24/2/2018). Timnas U-23 menang 5-0 atas Timnas U-19. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

PPKM memang membuat suasana terasa jenuh. Namun, Raka tahu cara untuk menikmati kehidupan selama PPKM. Untuk menghilangkan rasa jenuh selama Liga 1 yang belum jelas arahnya dan PPKM level III di Bali, Raka mengaku sempat jalan-jalan melihat keindahan Pulau Dewata.

Beberapa waktu lalu kiper Bali United itu sempat menyambangi Kintamani, Ubud, dan pantai yang ada di Kawasan Kuta Selatan.

"Saya juga sempat melakukan ritual melukat (menyucikan diri untuk memperoleh kebaikan) sebagai tradisi adat Bali di kawasan Sebatu, Kabupaten Gianyar, enak, segar," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
3 Gol Terbaik BRI Liga 1, Salah Satunya Tendangan Spektakuler Irsyad Maulana