Asisten Pelatih Timnas Indonesia Berharap Sepak Bola Bisa Tiru Prestasi Bulutangkis di Pentas Dunia

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 03 Agu 2021, 16:45 WIB
Diperbarui 03 Agu 2021, 16:45 WIB
Foto: Momen Luapan Kegembiraan Pasangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Saat Berhasil Sabet Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020
Pasangan Indonesia, Apriyani Rahayu (kiri) dan Greysia Polii Indonesia berpose di lapangan dengan medali emas bulu tangkis ganda putri mereka selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. (AFP/Pool/Lintao Zhang)

Bola.com, Jakarta - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto berharap cabang olahraga (cabor) sepak bola dapat meniru prestasi bulutangkis Indonesia di pentas dunia.

Bulutangkis Indonesia baru saja mempersembahkan medali emas Olimpiade Tokyo 2020 lewat pasangan ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Greysia/Apriyani berhasil meraih medali emas Olimpiade Tokyo setelah mengalahkan wakil China, Chen Qingchen/Jia Yifan, dua gim langsung 21-19 dan 21-15 di Musashino Forest Sport Plaza BDM Court 1, Tokyo, Senin (2/8/2021).

Greysia/Apriyani mampu menjaga tradisi medali emas bulutangkis Indonesia di Olimpiade sejak 1992, meski pernah putus pada 2012.

"Selamat untuk Greysia/Apriyani yang bisa meraih emas di Olimpiade Tokyo. Tradisi medali emas di Olimpiade pun bisa terus terjaga," kata Nova.

"Saya punya harapan yang sama dengan rakyat Indonesia lainnya yang ingin melihat Timnas Indonesia lewat sepak bola bisa berprestasi dan punya kesempatan bermain di ajang bergengsi seperti Olimpiade dan Piala Dunia," imbuh Nova.

2 dari 3 halaman

Puasa Gelar

Timnas Indonesia di SEA Games 1991
Timnas Indonesia di SEA Games 1991. (Bola.com/Repro)

Timnas Indonesia level senior telah puasa trofi major selama 20 tahun. Gelar terakhir yang didapatkan tim berjulukan Skuad Garuda itu adalah medali emas SEA Games 1991 di Manila, Filipina.

Timnas Indonesia juga selalu gagal menjuarai Piala AFF meski lima kali masuk final. Selain itu, Skuad Garuda tidak pernah lagi lolos ke putaran final Piala Asia dalam tiga edisi terakhir. Di Olimpiade, Timnas Indonesia baru sekali berkiprah tepatnya di Melbourne, Australia, 65 tahun silam.

Nova punya mimpi Timnas Indonesia bisa mengharumkan nama bangsa di kancah internasional suatu saat nanti. "Mudah-mudahan kami bisa capai itu. Tapi semua butuh kerja keras dari seluruh stakeholder sepak bola di Indonesia," jelas Nova.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓