Tiru Bali United, Ketua The Jakmania Dorong Persija Buat Kesepakatan untuk Berkandang di Jakarta International Stadium

Oleh Muhammad Adiyaksa pada 18 Agu 2021, 20:00 WIB
Diperbarui 18 Agu 2021, 20:00 WIB
Kunjungan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Persija Jakarta, dan The Jakmania ke Jakarta International Stadium (JIS).
Kunjungan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Persija Jakarta, dan The Jakmania ke Jakarta International Stadium (JIS). (Persija).

Bola.com, Jakarta - Ketua The Jakmania, Diky Soemarno mendorong Persija Jakarta untuk membuat perjanjian dengan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku project owner Jakarta International Stadium (JIS) dalam pemanfaatan stadion tersebut.

Diky Soemarno menyarankan, Persija Jakarta dapat mencontoh Bali United, yang mengontrak Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar dalam jangka waktu yang panjang.

Stadion Kapten I Wayan Dipta adalah aset dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar yang disewa oleh PT Bali Bintang Sejahtera selaku pengelola Bali United sejak 2015.

Jakpro baru saja menjalin kerja sama dengan PSSI dalam rangka mengoptimalkan JIS demi pengembangan industri olahraga Indonesia, khususnya untuk pusat pelatihan Timnas Indonesia.

"Sebenarnya begini, Jakarta itu rada kompleks. Belum tentu juga kalau Persija Jakarta membuat MoU dengan Jakpro, akan menjamin seluruh laga Persija berjalan dengan lancar di JIS," kata Diky Soemarno ketika dihubungi Bola.com, Rabu (18/8/2021).

"Karena banyak faktor juga kalau bermain di Jakarta. Faktor utamanya bukan amsalah stadion sebetulnya, tetapi masalah izin pertandingan."

"Jika memang Persija bisa melakukan MoU dengan Jakpro seperti apa yang dilakukan Bali United dengan stadion-nya, itu akan lebih bagus lagi untuk ke depannya," jelas Diky Soemarno.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Persija Mungkin Tak Akan Sering Pakai JIS

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama manajemen Persija dan The Jakmania mengunjungi Jakarta International Stadium.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama manajemen Persija dan The Jakmania mengunjungi Jakarta International Stadium. (Media Persija).

Diky Soemarno menerka Persija Jakarta punya rencana tersendiri terkait penggunaan JIS. Tim berjulukan Macan Kemayoran itu disebutnya tidak akan selalu memakai JIS karena beberapa pertimbangan.

"Tapi, balik lagi, Persija pasti punya project sendiri. Kita sama-sama tahu bahwa JIS kapasitasnya 82 ribu dan jadwal Persija juga tidak selalu akhir pekan, namun juga ada di tengah pekan," jelas Diky Soemarno.

"Mungkin ketika Persija bermain melawan tim yang tingkat keseruan kurang, pasti akan merugikan Persija dari sisi pengeluaran untuk keamanan. Karena stadionnya kan besar."

"Menurut saya, Persija punya project sendiri untuk masalah itu dan mereka pasti paham betul dengan situasi di Jakarta seperti apa. Tapi jika memang mereka bisa melakukan MoU untuk JIS, itu adalah sesuatu yang bagus," terangnya.

Saat ini, JIS masih dalam tahap pembangunan. Stadion yang nantinya berkapasitas 82 ribu penonton itu ditargetkan bakal rampung pada Desember 2021. Selain lapangan utama, JIS juga memiliki dua lapangan latihan yang akan dibuka pada 9 September 2021.

Lanjutkan Membaca ↓