BRI Liga 1: Paul Munster Ungkap Alasan Cadangkan Renan Silva Versus Arema

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 12 Sep 2021, 19:10 WIB
Diperbarui 12 Sep 2021, 19:11 WIB
Foto: Daftar Pemain Paling Berharga Bhayangkara FC di BRI Liga 1 musim 2021 / 2022
Renan Silva - Gelandang asal Brasil ini merupakan sosok playmaker dan menjadi tumpuan Bhayangkara FC sejak musim lalu. Pemain yang dibekali pergerakan cepat dan umpan akurat ini memiliki harga Rp5,21 miliar. (Foto: Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Cibinong - Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, punya alasan khusus tak memainkan Renan Silva sejak awal pertandingan saat menghadapi Arema FC pada pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022, Minggu (12/9/2021). Menurut Paul Munster, itu merupakan murni kebutuhan taktik.

Pada pertandingan yang digelar di Stadion Pakansari itu, Paul Munster memainkan skema 4-3-3. Skenario itu membuat Renan Silva tersingkir dari posisi starter di Bhayangkara FC.

Bhayangkara FC sempat unggul lebih dulu melalui aksi Ezechiel N'Douassel pada menit ke-65. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan sampai menit ke-72 setelah Dendi Santono mencetak gol penyeimbang.

Enam menit berselang, Bhayangkara FC harus bermain dengan 10 orang. TM Ichsan mendapatkan kartu kuning kedua sehingga harus menyudahi laga lebih dulu.

Situasi itu akhirnya membuat Paul Munster memasukkan Renan Silva pada menit ke-80 untuk menggantikan Dendy Sulistyawan. Namun, tak banyak perubahan yang bisa diberikan sehingga laga berakhir 1-1.

"Itu murni keputusan taktik. Saya tidak peduli siapa yang ada dalam tim ini. Saya menyiapkan game plan dan siapa yang bisa bermain di sana akan bermain," Paul Munster setelah pertandingan.

"Rencana itu juga sebenarnya berjalan. Saya tidak tahu bagaimana selanjutnya," tegas Paul Munster.

Hasil imbang ini membuat Bhayangkara FC naik ke peringkat tiga klasemen sementara dengan raihan empat poin. Adapun Arema FC berada di urutan ke-12 klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022 dengan raihan satu poin.

2 dari 4 halaman

Kritik Wasit

Paul Munster
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster di pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022. (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Pelatih Paul Munster juga kecewa dengan hasil imbang 1-1 yang diraih Bhayangkara FC saat melawan Arema FC. Menurut Paul Munster, timnya sebenarnya punya peluang meraih poin penuh.

Namun, keputusan kontroversial yang diambil wasit merugikan Bhayangkara FC. Contohnya adalah saat menganulir gol kedua Ezechiel N'Douassel yang berbau offside, namun mengesahkan gol Arema yang juga dalam situasi serupa.

“Kami bermain sangat bagus dan mencetak gol lebih dulu. Beberapa menit kemudian kebobolan. Yang kami kecewa keputusan ofisial pertandingan, wasit," kata Paul Munster.

"Kami terima gol kedua kami dianulir karena offside. Begitu juga dengan Ichsan yang dapat kartu merah. Tapi gol yang dicetak Arema juga offside. Tapi kenapa tidak dapat keputusan yang sama,” kata Munster.

3 dari 4 halaman

Laga Berat

Bhayangkara FC Vs Arema FC
Pertandingan Bhayangkara FC kontra Arema pada lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (12/9/2021). (Bola.com/Nandang Permana)

Bhayangkara FC tak boleh terlalu lama berlarut dalam kekecewaan. Klub berjulukan The Guardians harus langsung fokus untuk pertandingan selanjutnya di BRI Liga 1 2021/2022.

Bhayangkara FC akan menghadapi Madura United pada laga pekan ketiga yang digelar Sabtu (18/9/2021). Ini jadi momentum Bhayangkara FC untuk kembali ke jalur kemenangan.

Bhayangkara FC punya tren positif melawan Madura United. Dalam sembilan pertemuan, Bhayangkara FC sukses meraih lima kemenangan, dua kali imbang, dan dua kali kalah.

4 dari 4 halaman

Simak Posisi Bhayangkara FC di BRI Liga 1

Lanjutkan Membaca ↓