Metode Latihan di Timnas Indonesia Dikritik Pelatih PSM, Begini Respons Shin Tae-yong

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 20 Sep 2021, 19:00 WIB
Diperbarui 20 Sep 2021, 19:00 WIB
Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, saat latihan di Lapangan G, Senayan, Jakarta, Rabu, (19/2/2020). Pada sesi latihan kali ini Timnas menjalani tes fisik dengan menggunakan alat Smart Gate. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, buka suara mengenai kritikan yang diberikan pelatih PSM Makassar, Milomir Seslija, mengenai metode latihannya. Menurut Shin Tae-yong, sepak bola Indonesia lebih kuat bila diimbangi dengan kualitas fisik pemain yang mumpuni.

Milomir Seslija mengkritik metode kepelatihan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia yang hanya fokus kepada kebugaran dan kondisi fisik. Menurut Milomir Seslija, para pemain Indonesia sudah terlahir dengan fisik dan kebugaran yang baik.

"Dalam sepak bola Indonesia ada banyak hal yang tak berjalan. Menurut saya, terlalu banyak latihan kebugaran di Timnas Indonesia. Padahal, pemain-pemain Indonesia itu lahir dengan kebugaran yang bagus," ucap Milomir Seslija.

Shin Tae-yong berterima kasih atas kritikan yang diberikan Milomir Seslija. Namun, dengan kekuatan fisik yang mumpuni dan kemampuan individu yang baik disebutnya bakal makin membuat sepak bola Indonesia tangguh dalam bersaing.

"Kepada Coach Milo, terima kasih atas pendapatnya. Menurut saya, sepak bola itu sangat dibutuhkan fisik dasar. Saya menilai para pemain Indonesia pasti akan jauh lebih baik jika dapat meningkatkan fisik," kata Shin Tae-yong.

"Skill individu para pemain Indonesia sangat baik, tapi jika meningkatkan kemampuan fisik pasti sepak bola Indonesia akan menjadi lebih kuat. Sekali lagi terima kasih atas pendapat yang diberikan oleh Coach Milo. Semoga tim atau klub Coach Milo menjadi lebih baik dan kuat," ujar pelatih asal Korea Selatan itu.

Bukan rahasia lagi bila Shin Tae-yong kerap memberikan latihan fisik dalam porsi yang lebih banyak ketimbang sesi lainnya di Timnas Indonesia. Hal ini dilakukan Shin Tae-yong agar para pemain mampu bertahan dengan fisik yang baik selama 90 menit bertanding.

2 dari 3 halaman

Tak Digubris

Shin Tae-yong
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengamati anak asuhnya saat sesi latihan di Lapangan D Senayan, Jakarta, Rabu, (10/2/2021). Latihan tersebut untuk persiapan SEA Games 2021 di Vietnam. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Selain mengkritik metode latihan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Milomir Seslija juga mempertanyakan tidak ada pemain PSM Makassar yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan.

Shin Tae-yong disebut tak benar-benar memperhatikan pertandingan timnya yang dipenuhi pemain berkualitas.

"Apakah pelatih-pelatih Timnas Indonesia tak melihat pertandingan di sini? Talenta yang ada sekarang di PSM? Pelatih Timnas Indonesia membawa apa yang dia mau jadikan seperti pemain-pemain Korea," ucap Milomir Seslija.

Untuk hal yang satu ini, Shin Tae-yong tidak menggubris kritikan dari Milomir Seslija. Shin Tae-yong tentu punya pertimbangan khusus tidak memasukkan nama pemain PSM Makassar ke pemusatan latihan Timnas Indonesia.

3 dari 3 halaman

Daftar Lengkap Pemain yang Mengikuti TC Timnas Indonesia

Foto: Imbangi Skuat Gajah Putih, Timnas Garuda Raih Poin Pertamanya di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia
Akhirnya pada menit ke-59, Evan Dimas berhasil memaksa Kiper Thailand, Siwarak Tedsungoen, memungut bola dari gawangnya. Umpan terobosan ciamik Egy Maulana ke kotak pinalti berhasil dituntaskan Evan Dimas yang lolos dari jebakan offside. Indonesia Imbang 2-2 atas Thailand. (Foto: Dok. PSSI)

1. Johan Ahmad Farizi - Arema FC

2. Feby Eka Putra - Arema FC

3. Kushedya Hari Yudo - Arema FC

4. Muhamad Rafli - Arema FC

5. Dedik Setiawan - Arema FC

6. Nadeo Arga Winata - Bali United

7. I Kadek Agung Widnyana Putra - Bali United

8. Muhamad Riyandi - Barito Putera

9. Muhamad Firly - Barito Putera

10. Muhammad Lutfi Kamal Baharsyah - Barito Putera

11. Evan Dimas Darmono - Bhayangkara FC

12. Adam Alis Setyano - Bhayangkara FC

13. Muhammad Rifad Marasabessy - Borneo FC

14. Hendro Siswanto - Borneo FC

15. Fachruddin Aryanto - Madura United

16. Ernando Ari Sutaryadi - Persebaya

17. Arif Satria - Persebaya

18. Rachmat Irianto - Persebaya

19. Rizky Ridho Ramadhani - Persebaya

20. Ricky Kambuaya - Persebaya

21. Much Aqil Savik - Persib Bandung

22. Victor Igbonefo - Persib Bandung

23. Bayu Muhamad Fiqri - Persib Bandung

24. Febri Haryadi - Persib Bandung

25. Ezra Walian - Persib Bandung

26. Osvaldo Ardiles Haay - Persija Jakarta

27. Taufik Hidayat - Persija Jakarta

28. Braif Fatari - Persija Jakarta

29. Dany Saputra - Persik Kediri

30. Ramai Melvin Rumakiek - Persipura

31. Syarul Fadilah - PS Tira Persikabo

32. Didik Wahyu Wijayance - PS Tira Persikabo

33. Pratama Arhan Alif Rifai - PSIS Semarang

34. Septian David Maulana - PSIS Semarang

35. Irfan Jaya - PSS Sleman

36. Genta Alparedo - Semen Padang

Lanjutkan Membaca ↓