Cara Pelatih Persiraja Atasi Tekanan Saat Lawan Persela pada Pekan Kelima BRI Liga 1

Oleh Gatot Susetyo pada 27 Sep 2021, 22:15 WIB
Diperbarui 27 Sep 2021, 22:15 WIB
Pelatih Persiraja Banda Aceh, Hendri Susilo
Pelatih Persiraja Banda Aceh, Hendri Susilo, memberikan arahan kepada anak asuhnya saat melawan Persib Bandung pada laga Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Jumat, (2/4/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Beberapa pelatih kontestan BRI Liga 1 2021/2022 yang saat ini klubnya tak meraih hasil impresif sedang mengalami tekanan hebat. Tak terkecuali Hendri Susilo, arsitek Persiraja Banda Aceh.

Posisi Laskar Rencong, julukan Persiraja, yang terus merosot dan kini berada di zona merah BRI Liga 1 2021/2022 membuat suporter dan publik Banda Aceh mulai gerah.

"Kalau ditanya tertekan, saya paling tertekan. Karena pelatih yang disorot lebih dulu kinerjanya. Tapi saya anggap itu wajar. Karena posisi kami sedang tidak bagus di klasemen," kata Hendri Susilo.

Empat kali berlaga, Defri Rizki dkk. meraih tiga poin dari hasil kemenangan atas PSS 3-2. Tiga laga lainnya, Persiraja tumbang. Padahal secara prestasi individu, Paulo Henrique mewakili tim sebagai topskorer sementara hingga pekan keempat dengan koleksi lima gol.

"Kinerja sebuah tim dilihat dari hasil akhir dan posisi di klasemen BRI Liga 1. Saya bersyukur punya Paulo yang sangat produktif. Tapi prestasi pribadi dia tak berarti bila tim terpuruk," ujarnya.

 

2 dari 4 halaman

Cara Atasi Tekanan

Foto: Dua Gol Paulo Henrique Bawa Persiraja Menang Dramatis 3-2 atas PSS Sleman dalam BRI Liga 1 2021 / 2022
Para pemain Persiraja Banda Aceh melakukan protes kepada wasit saat melawan PSS Sleman dalam laga pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (11/9/2021). (Foto: Bola.Com/M. Iqbal Ichsan)

"Jawabannya hanya satu. Kami harus dapat poin lawan Persela. Jika besok, kami seri apalagi menang, otomatis tekanan itu akan hilang. Itu yang saya tekankan kepada para pemain," tuturnya.

Namun tak mudah Persiraja mewujudkan misi tersebut. Karena tim promosi Liga 1 2020 ini tak diperkuat Paulo Henrique yang terjerat akumulasi kartu kuning. Sementara kinerja lini belakang sedang disorot akibat terlalu mudah kebobolan.

"Ya. Itu tugas berat bagi semua elemen tim. Kami harus bersatu untuk menghilangkan tekanan itu. Apapun kendalanya, kami harus tetap optimis menghadapi Persela," ucap Hendri Susilo kepada Bola.com, Senin (27/9/2021).

3 dari 4 halaman

Krisis Penyerang

BRI Liga 1 2021: Persiraja Banda Aceh vs PSS Sleman
Pemain Persiraja Banda Aceh, Paulo Henrique melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang PSS Sleman dalam laga pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (11/9/2021). (Foto: Bola.Com/M. Iqbal Ichsan)

Situasi tak menguntungkan sedang dialami Persiraja. Tim promosi ini tak akan diperkuat Paulo Henrique saat meladeni Persela pada pekan kelima BRI Liga 1 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Selasa (28/9/2021).

"Striker kami terbatas. Sebenarnya selain Paulo masih ada Khusnudzon. Tapi dia lama tak main dan berlatih. Sehingga fisiknya jauh dari ideal," ungkap Hendri Susilo ketika dihubungi bola.com, Senin (27/9/2021).

Hendri Susilo benar-benar dihinggapi dilema pelik. Satu sisi pertahanan Lantak Laju juga keropos. "Kami mungkin tanpa striker murni. Saya sedang pilih pemain yang punya naluri menyerang untuk mengisi posisi Paulo," ujarnya.

Persiraja memiliki Muhamad Isa dan Defri Rizki. Namun, kata Hendri Susilo, dua pemain ini dibutuhkan untuk sektor gelandang dan sayap.

"Saya belum putuskan siapa jadi striker. Tunggu saja besok. Yang jelas, saya siapkan kejutan untuk Persela," ucapnya.

4 dari 4 halaman

Posisi Persiraja saat Ini

Lanjutkan Membaca ↓