BRI Liga 1: Iwan Setiawan Menilai Persela Kerap Buang Poin Krusial

Oleh Wahyu Pratama pada 01 Okt 2021, 13:30 WIB
Diperbarui 01 Okt 2021, 13:30 WIB
BRI Liga 1 2021: Persela Lamongan vs Persiraja Banda Aceh
Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan saat melawan Persiraja Banda Aceh dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (28/9/2021). Persela menang 1-0. (Bola.com/ M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan, mengakui bila dirinya sedikit kecewa dengan perjalanan timnya dalam lima pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022. Meski sudah memiliki dua kemenangan, perasaan mengganggu menyelimuti pelatih asal Medan itu.

Klub berjulukan Laskar Joko Tingkir ini sebenarnya tidak buruk-buruk amat di klasemen BRI Liga 1 2021/2022. Enam poin dari lima laga sudah cukup membawa mereka ke peringkat ke-13 dalam klasemen sementara.

Namun, bagi pelatih berusia 63 tahun itu, kegagalan dalam tiga laga lain merupakan hal yang wajib dicermati. Baginya, Persela Lamongan tidak pantas gagal meraih poin.

"Saya sebenarnya enggak mau bicara yang sudah lewat. Tapi, kalau boleh dibilang, kami menyesalkan ada pertandingan-pertandingan yang seharusnya kami bisa meraih poin tapi nyatanya tidak," ujar Iwan Setiawan.

Persela Lamongan menelan kekalahan dari PSIS Semarang, Persita Tangerang, dan Persija Jakarta. Iwan Setiawan merasa setidaknya timnya mampu mendapatkan satu poin di laga tersebut.

2 dari 4 halaman

Rincian Kesalahan dalam Laga Sebelumnya

BRI Liga 1 2021: Persela Lamongan vs Persiraja Banda Aceh
Pemain Persela Lamongan, Gian Zola (bawah) bersama rekan setim melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persiraja Banda Aceh dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (28/9/2021). (Bola.com/ M Iqbal Ichsan)

 

Iwan Setiawan ingat betul bagaimana momen yang mengubah jalannya permainan mereka. Padahal di berbagai kesempatan, ia selalu menekankan Persela Lamongan untuk mawas diri.

Untuk level kompetisi elite seperti BRI Liga 1 2021/2022, sebuah kesalahan sederhana bisa menjadi fatal. Hal itu yang terus ditanamkan kepada anak asuhnya yang mayoritas berusia muda ini.

Tapi, apa yang terjadi di lapangan terkadang berbanding terbalik dengan teori tersebut. Demerson Bruno dkk. masih sering melakukan kesalahan elementer di area permainannya sendiri.

"Seperti lawan PSIS, kami kebobolan saat injury time. Lawan Persita, kami kehilangan poin padahal dengan jumlah orang [pemain] yang lebih banyak," sesalnya.

"Saat lawan Persija, kami kalah. Persija tim yang kuat dengan possession, tetapi kita lebih dominan 60-40. Itu padahal persentase luar biasa," Iwan menambahkan.

 

3 dari 4 halaman

Tuntut Konsentrasi Penuh Pemain

BRI Liga 1 2021: PSIS Semarang vs Persela Lamongan
Ekspresi pelatih Persela, Iwan Setiawan saat melawan PSIS dalam laga pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (04/09/2021). Persela kalah 0-1. (Foto: Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Konsentrasi penuh bakal bisa tercipta jika kondisi fisik pemain dalam kondisi prima. Hal ini yang selalu coba ditingkatkan Iwan Setiawan dalam setiap sesi latihan Persela Lamongan.

Selain itu, dirinya terus menekankan teori "One Mistake, One Goal" kepada anak asuhnya. Iwan Setiawan berharap timnya tidak lagi mengulang kesalahan-kesalahan seperti dalam laga sebelumnya.

"Ini (pertandingan kemarin) akan kami buat menjadi semacam cambuk. Jangan sampai mengulangi hal itu lagi agar (hasil) lebih maksimal dan sesuai dengan mimpi kami, menembus papan atas," tandasnya.

4 dari 4 halaman

Posisi Persela Saat Ini di BRI Liga 1

Lanjutkan Membaca ↓