Sekjen Brajamusti Angkat Bicara soal Dukungan Fans PSIM untuk Suporter PSS

Oleh Gregah Nurikhsani pada 03 Okt 2021, 10:15 WIB
Diperbarui 03 Okt 2021, 10:15 WIB
Brajamusti
Aksi Brajamusti saat mendukung PSIM di Stadion Sultan Agung, Bantul. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Jakarta - Sekjen Brajamusti, Niko Angga, merespons besarnya atensi pendukung PSIM Yogyakarta terhadap perjuangan suporter PSS Sleman yang tengah dilanda polemik dengan manajemen klub.

Dalam tiga hari terakhir, fans PSS Sleman menuntut manajemen klub untuk melakukan evaluasi menyusul hasil buruk Juninho dkk. selama seri pertama BRI Liga 1 2021/2022. Satu di antaranya adalah meminta Dejan Antonic untuk mundur sebagai pelatih.

Tagar #DejanOut menghiasi lini masa media sosial. Dua kelompok suporter PSS, yakni Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania menyatakan bahwa mereka muak dengan kinerja Antonic sejauh ini.

Fans PSS menegaskan, sejak Piala Menpora 2021 silam mereka ingin manajemen merombak susunan kepelatihan. Prestasi yang relatif biasa-biasa saja jadi alasan.

Situasi juga makin diperkeruh mengenai kinerja buruk Arthur Irawan. Senada, fans PSS Sleman juga menuntut manajemen tim untuk mencoretnya secepat mungkin.

2 dari 4 halaman

Dukungan dari Kelompok Suporter Lain

BRI Liga 1 2021: PSS Sleman vs Persebaya Surabaya
Pemain PSS Sleman, Irfan Jaya merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Rabu (29/09/2021). PSS Sleman kalah 1-3. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Polemik di internal PSS dan suporternya makin runyam setelah Direktur Utama Marco Gracia Paulo mengeluarkan pernyataan kontroversial. Ia sempat melontarkan isyarat untuk membawa keluar PSS dari Sleman atau diminta memecat Dejan Antonic.

Marco telah meminta maaf. "Kepada seluruh masyarakat Sleman dan tentunya para suporter, saya menyampaikan permohonan maaf atas pernyataan tersebut. Situasi selama dua hari yang melelahkan membuat saya pribadi merasa kecewa dengan perkembangan yang ada."

"Ditambah dengan adanya tekanan untuk langsung melakukan pergantian pelatih kepala, akhirnya secara spontan terucap kalimat tersebut. Tak ada maksud untuk menyakiti siapapun dengan kalimat itu. Saya ingin sampaikan, PSS adalah milik Sleman dan akan tetap ada di Sleman," lanjut dia.

Ucapan Marco tak pelak menyulut emosi para pendukung PSS memuncak. Hal ini turut menyita perhatian sejumlah suporter klub lain, satu di antaranya Persebaya Surabaya, yang memang punya hubungan baik dengan BCS dan Slemania.

Bahkan, pantauan Bola.com di lini masa Twitter juga mendapati dukungan dari PSIM fans. Seperti diketahui, PSIM dan PSS memiliki riwayat rivalitas yang panas, namun simpati mengalir deras.

3 dari 4 halaman

Apa Kata Sekjen Brajamusti?

Brajamusti
Kelompok suporter PSIM, Brajamusti. (Bola.com/Ronald Seger Prabowo)

Niko Angga selaku Sekjen Brajamusti, satu di antara kelompok suporter PSIM Yogyakarta, tidak mau ikut campur polemik internal PSS Sleman agar suasana tidak makin keruh. Namun, secara pribadi ia turut mendoakan yang terbaik buat para pendukung PSS dalam memperjuangkan tim kesayangannya.

"Terkait permasalahan rekan-rekan Sleman fans dengan manajemen, kami belum berani ngomong banyak. Karena sejatinya kami belum dapat info secara pasti permasalahan yang ada. Takutnya, kami malah salah dan memperkeruh suasana," kata Niko kepada Bola.com.

"Akan tetapi, sebagai suporter, kita memberikan dukungan kepada Sleman fans, agar tetap semangat dalam memperjuangkan apa yang harus diperjuangkan," jelas Niko.

4 dari 4 halaman

Persaingan di BRI Liga 1 2021/2022

Lanjutkan Membaca ↓
Seri 4 BRI Liga 1 Akan Digelar di Bali, Sudah Boleh Ada Penonton di Stadion?