BRI Liga 1: Ada Cerita Kepemimpinan Kapten Rachmat Irianto Saat Persebaya Bangkit Tundukkan Persipura

Oleh Aditya Wany pada 17 Okt 2021, 08:35 WIB
Diperbarui 17 Okt 2021, 08:36 WIB
FOTO: 5 Pemain Jebolan Akademi Persebaya Surabaya di Piala Menpora 2021
Rachmat Irianto - Pemain asli Surabaya ini adalah anak dari legenda Bajul Ijo, Bejo Sugiantoro. Jebolan tim Indonesia Muda Surabaya ini kini menjabat sebagi kapten di sepanjang gelaran Piala Menpora 2021. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Kapten Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto, memegang peran penting saat timnya menang atas Persipura Jayapura. Duel pekan ketujuh BRI Liga 1 2021/2022 itu berakhir 3-1 untuk Bajul Ijo di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (16/10/2021) malam.

Babak pertama berakhir dengan skor 0-0 karena kedua tim sama-sama bermain sabar. Tapi, Persebaya tertinggal dulu lewat gol Ricky Kayame pada menit ke-53.

Gol tercipta berkat gelandang Henrique Motta yang melepas tendangan jarak jauh, tapi sempat diamankan oleh kiper Andhika Ramadhani. Andhika sendiri melakukan penyelamatan yang kurang sempurna.

Bola yang ditepisnya lepas dan kemudian disambar oleh Ricky Kayame yang berdiri bebas tanpa kawalan. Skor 1-0 untuk Persipura. Dalam situasi tertinggal itu, Rachmat Irianto yang bermain sebagai bek tengah memberikan suntikan moril kepada Dhika, sapaan Andhika Ramadhani, untuk mau bangkit.

"Saat ketinggalan, pertama saya menenangkan Dhika. Dhika ini punya potensi yang sangat baik, dia memiliki ketenangan, mungkin dalam situasi seperti itu dia sedang tertekan. Saya menenangkan Dhika dulu, lalu menenangkan anak-anak,” ungkapnya.

"Saya bilang jangan terburu-buru untuk bermain. Kami bertanding ini masih lama, waktu masih lama. Ayo kita kembalikan keadaan supaya lebih baik lagi,” imbuh pemain yang akrab dengan sapaan Rian tersebut.

 

 

2 dari 4 halaman

Kepemimpinan Rachmat Irianto

Rachmat Irianto, Sugiantoro
Dua generasi Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto (kiri). (Bola.com/Aditya Wany)

Kepemimpinan yang dimiliki oleh Rian tentu saja sangat dibutuhkan dalam kondisi tertinggal. Meski masih berusia 22 tahun, pemain asli Surabaya itu merupakan sosok yang dihormati dalam skuat Persebaya.

Motivasi Rian kepada rekan-rekan setimnya terbukti mampu membangkit semangat. Sebab, Persebaya kemudian membalasnya lewat tiga gol yang semuanya dicetak oleh trisula lini depan pemain asing.

Mulanya Jose Wilkson mencetak gol penyama kedudukan lewat titik putih (62’) yang diikuti oleh gol pembalik keunggulan oleh Taisei Marukawa pada menit ke-70. Bruno Moreira kemudian melengkapi kemenangan dengan skor meyakinkan lewat tembakan kerasnya di menit ke-82.

 

 

3 dari 4 halaman

Tunjukkan Kualitas

FOTO: Aksi Wonderkid Persebaya Bermain Bersama Kakaknya saat Melawan PS Sleman di Piala Menpora 2021
Selain Marselino Ferdinan ada Dicky Kurniawan yang merupakan pemain muda yang diturunkan Aji Santoso untuk melawan Super Elja. (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Kemenangan ini menjadi awal kebangkitan Persebaya setelah terseok-seok di seri pertama. Tim asal Kota Pahlawan itu merangsek ke peringkat kedelapan klasemen sementara dengan raihan sembilan angka dari tujuh pertandingan.

Berikutnya, Persebaya bakal melakoni duel sesama tim Jawa Timur dalam pekan kedelapan dengan berjumpa Persela Lamongan, Kamis (21/10/2021).

"Teman-teman sudah menunjukkan kualitasnya. Semoga ini menjadi langkah awal untuk ke depannya bahwa Persebaya bermain dengan seperti itu. Ciri khas Persebaya main dengan 1-2 sentuhan. Kami tetap berjuang dan melanjutkan tren kemenangan ini,” ucap Rian.

 

4 dari 4 halaman

Di Mana Posisi Persebaya Saat Ini?

Lanjutkan Membaca ↓