Catatan Iwan Setiawan atas Hasil Persela Lamongan di Pekan ke-7 BRI Liga 1

Oleh Wahyu Pratama pada 18 Okt 2021, 11:15 WIB
Diperbarui 18 Okt 2021, 11:15 WIB
Liga 1 - Ilustrasi Logo Persela Lamongan BRI Liga 1
Liga 1 - Ilustrasi Logo Persela Lamongan BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Persela Lamongan dipaksa puas dengan hasil imbang 2-2 saat bertemu Madura United pada awal seri kedua BRI Liga 1 2021/2022. Hasil ini bisa dibilang sangat mengecewakan mengingat mereka berhasil unggul dua kali di laga ini.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Maguwohajo, Sleman, Sabtu (16/10), Birrul Walidain membawa keunggulan di babak pertama. Tetapi Alfin Tuasalamony dengan cepat membalas di awal-awal babak kedua.

Persela sejatinya bisa saja menang jika sepakan penalti Ivan Carlos setelah gol kedua yang diciptakan Malik Risaldi, berhasil menjadi gol. Tetapi bola justru membentur tiang dan pergi meninggalkan lapangan.

Petaka lantas datang jelang akhir pertandingan saat Akbar Hermawan mendapat kartu kuning keduanya. Bola mati yang dieksekusi Jaja kemudian berubah menjadi gol penyeimbang setelah mengenai Ahmad Bustomi terlebih dahulu.

"Alhamdulillah harus mensyukuri hasil apapun yang kami dapat. Tentu ada evaluasi karena seharusnya kita bisa menang. Kami punya satu penalti gagal dan beberapa peluang. Gol balasan mereka terjadi defleksi. Tetapi secara umum, intinya patut kami syukuri," ungkapnya.

Dengan tambahan satu poin, Persela Lamongan masih terbenam di papan bawah klasemen sementara BRI Liga 1 (peringkat ke-14).

2 dari 4 halaman

Ivan Carlos Gagal Penalti, Iwan Setiawan Pasang Badan

BRI Liga 1 2021: Arema FC vs Persela Lamongan
Pemain Persela Lamongan, Ivan Carlos tampak kecewa usai gagal mencetak gol ke gawang Arema FC dalam laga pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (3/9/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Persela sejatinya layak memenangkan pertandingan. Menggunakan skema baru, mereka berhasil memberikan kejutan di pertahanan Madura United.

Berulang kali bek-bek lawan kelimpungan menghadapi permainan direct anak asuh Iwan Setiawan tersebut. Puncaknya terjadi saat Ivan Carlos dijatuhkan M. Ridho saat menerima bola daerah.

Dengan papan skor telah menunjukkan keunggulan 2-1, satu gol lainnya tentu akan membuat posisi Persela lebih aman. Apes, penalti yang dieksekusi sendiri oleh pemain asal Brasil itu justru membentur tiang dan keluar lapangan.

"Saya kira kegagalan penalti Ivan Carlos, juga bukan maunya dia. Selama ini di tim kita, dia yang terbaik. Kalau ditanya kecewa atau enggak sebagai orang Islam wajib mensyukuri apapun dulu hasilnya. Kalau kecewa jangan terlalu larut, kami evaluasi untuk jadi lebih baik," jelasnya.

3 dari 4 halaman

Jabar Sharza Beri Nuansa Baru

Jabar Sharza
Selebrasi Jabar Sharza usai menjebol gawang Madura United yang dikawal M. Ridho pada pekan ketujuh BRI Liga 1, Sabtu (16/10/2021). (Bola.com/Gatot Susetyo)

Kehadiran Jabar Sharza memberikan kesempatan Iwan Setiawan memaksimalkan potensi lini serang anak asuhnya. Tak seperti di seri pertama, serangan balik Persela kini lebih terorganisir.

Gelandang asal Afghanistan itu disebut Iwan memiliki kelebihan yang bisa membantu meningkatkan permainan Persela. Hal itu pun langsung tampak di pertandingan ini saat dia ikut menyumbang satu gol bagi klub berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut.

"Ada sesuatu yang baru dari Persela, formasi yang belum digunakan. Ini kami gunakan untuk mengakomodir duet Jabar dan (Gian) Zola. Ini berbeda dengan Persela yang default," ungkapnya.

Pelatih asal Medan ini pun juga tak sungkan memuji penampilan pemain berusia 27 tahun itu. Dia berharap performanya tetap terjaga di pertandingan-pertandingan selanjutnya.

"Kami cukup puas dengan penampilannya. Mudah-mudahan bisa mempertahankan performa seperti ini sehingga menghasilkan hasil yang positif untuk kita," tandas Iwan.

4 dari 4 halaman

Intip Posisi Tim Favoritmu

Lanjutkan Membaca ↓
Pemain Naturalisasi Solusi Timnas Akhiri Kutukan Spesialis Nyaris Juara di Piala AFF?