Liga 2: Persis Susah Payah Atasi Hizbul Wathan, Eko Purdjianto Soroti Konsentrasi Timnya

Oleh Aryo Atmaja pada 18 Okt 2021, 22:30 WIB
Diperbarui 18 Okt 2021, 22:30 WIB
Persis vs Hizbul Wathan
Pemain Persis Solo, Rifaldi Bawuo dikepung oleh para pemain Hizbul Wathan dalam partai lanjutan penyisihan grup Liga 2 2021 di Stadion Manahan, Solo, Senin (18/10/2021). (Dok Persis)

Bola.com, Solo - Persis Solo dengan susah payah meraih kemenangan atas PS Hizbul Wathan dalam lanjutan babak penyisihan grup Liga 2 2021. Tampil di rumah sendiri, Laskar Sambernyawa hanya mampu unggul tipis 2-1 atas lawannya itu di Stadion Manahan, Solo, Senin (18/10/2021).

Tampil dengan susunan pemain terbaiknya termasuk Fabiano Beltrame, Ferdinand Sinaga, Rifaldi Bawuo, hingga Alberto Goncalves, Persis masih tampil canggung. Sementara Hizbul Wathan yang mengandalkan pemain seperti Wimba Sutan atau Arif Yanggi, cukup percaya diri dan bermain lepas.

Persis Solo berhasil unggul terlebih dahulu pada menit ke-30 melalui eksekusi penalti Beto Goncalves. Penalti diberikan wasit karena pemain belakang Hizbul Wathan dianggap melanggar Ferdinand Sinaga di area terlarang.

Beto yang menjadi eksekutor dengan dingin menjebol gawang Hizbul Wathan. Keunggulan Persis mampu bertahan hingga berakhirnya paruh pertama.

Persis menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada empat menit babak kedua berjalan. Rifaldi Bawuo sukses menggetarkan jalan gawang Hizbul Wathan melalui tendanhan terukur kaki kanannya.

2 dari 3 halaman

Pangkas Jarak

Persis Solo vs PSG Pati
Striker Persis Solo, Alberto Goncalves, merayakan gol yang dicetaknya ke gawan PSG Pati pada laga pembuka BRI Liga 1 2021/2022. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Tim tamu Hizbul Wathan berhasil memperkecil ketertinggalan lewat gol yang dicetak Arif Yanggi di menit ke-67. Mantan penggawa Persis itu menyelesaikan skema tendangan penjuru dan membuat skor menjadi 1-2.

Tak ada gol tambahan yang tercipta hingga laga berakhir, meski kedua tim melakukan pergantian pemain. Hasil yang membuat Persis memangkas jarak dengan peringkat pertama grup C, yakni PSCS Cilacap.

Eky Taufik dan kawan-kawan untuk sementara tetap berada di urutan kedua klasemen grup C dengan nilai delapan dari empat pertandingan. Terpaut dua poin dari PSCS yang mendapat hasil imbang kontra Persijap Jepara 0-0.

Pelatih Persis Solo, Eko Purdjianto setelah laga mengaku bersyukur timnya kali ini meraih poin penuh. Pasalnya Persis membuang kesempatan di dua pertandingan sebelumnya yang selalu berakhir imbang saat melawan Persijap dan PSIM Yogyakarta.

"Alhamdulillah kami bersyukur atas hasil pertandingan hari ini.," ungkapnya dalam konferensi pers virtual.

3 dari 3 halaman

Persiapan Melawan PSCS

Persis vs PSIM
Duel sengit antara Persis Solo kontra PSIM Yogyakarta di Stadion Manahan, Solo, Selasa (12/10/2021) malam. (dok Persis)

Meski berhasil mengamankan poin penuh atas Hizbul Wathan, Eko Purdjianto tak sepenuhnya puas. Terutama mengenal kinerja lini tengahnya yang sedikit lowong pada babak kedua.

Hizbul Wathan cukup berani menguasai lini tengah hingga berhasil menyarangkan satu gol balasan. Di sisi lain Persis yang sebenarnya punya banyak peluang, masih dihadapkan pada kurang tenang untuk menyelesaikannya.

"Namun evaluasi tentu perlu dilakukan. Terutama kenapa bisa kebobolan satu gol dari lawan. Kami merubah taktik dengan melakukan pergantian pemain di babak kedua. Hasilnya adalah satu gol tadi meskipun juga banyak peluang yang gagal jadi gol," jelas eks asisten pelatih Bali United itu.

Persis akan menantang PSCS Cilacap pada laga kelima di Stadion Manahan, Selasa (26/10/2021). Jika berhasil menang, maka peringkat pertama bisa diambil alih oleh tim pujaan Pasoepati dan Surakartans.

Lanjutkan Membaca ↓