Genta Alparedo, Wonderkid dari Liga 2 di Tengah Kepungan Para Bintang Timnas Indonesia U-23

Oleh Gregah Nurikhsani pada 20 Okt 2021, 09:00 WIB
Diperbarui 20 Okt 2021, 09:00 WIB
Timnas Indonesia - Genta Alparedo
Timnas Indonesia - Genta Alparedo (Bola.com/Adreanus TItus)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, memanggil 29 pemain untuk menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Satu nama yang mencolok perhatian adalah Genta Alparedo, gelandang muda yang berkarier di Semen Padang, tim Liga 2 2021.

Hasil apik didapat Timnas Indonesia U-23 dengan meraih kemenangan 2-1 melawan Tajikistan dalam laga uji coba, Selasa (19/10/2021). Ini jadi modal bagus buat Bagus Kahfi dkk. sebelum menghadapi Australia.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup G Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Rachmat Irianto dkk. hanya akan menghadapi Australia sebagai lawan tunggal setelah Brunei Darussalam dan China mundur.

Dalam kampanyenya di Kualifikasi Piala AFC U-23 2022, Shin Tae-yong membawa beberapa pemain senior. Namun yang menarik, sebagian besar merupakan penggawa Timnas Indonesia U-19 yang juga dilatihnya.

Tak kalah mengejutkan, coach Shin Tae-yong turut membawa dua pemain dari Liga 2, yakni Genta Alparedo dan Mohammad Kanu. Tentunya pertimbangan matang sudah dipikirkan jajaran pelatih Timnas Indonesia U-23.

Lantas, seperti apa sepak terjang Genta Alparedo, gelandang muda Semen Padang bintang Liga 2 yang akan bersaing dengan para pemain tenar di skuad Timnas Indonesia U-23? Berikut ulasannya:

 

2 dari 3 halaman

Jangan Minder, Genta!

Genta Alparedo
Gelandang Semen Padang, Genta Alparedo, mendapatkan panggilan Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia. (dok. PSSI)

Pelatih Semen Padang, Wildansyah, berharap Genta Alparedo bisa menunjukkan kemampuan maksimal dalam kegiatan tersebut. Ia berpesan agar anak asuhnya itu tidak minder meski dikepung bintang Timnas Indonesia U-23.

"Ini tentunya kebanggaan untuk kami semua. Kami akan terus mendukung Genta untuk terus bisa tampil maksimal. Apalag sejak awal pemanggilannya dulu sampai sekarang, Genta selalu masuk daftar pemain coach Shin Tae-yong," kata Wildansyah.

"Harapannya, Genta bisa terus meningkatkan kamampuan fisik, mental, dan visi bermain di Timnas Indonesia. Ini tentunya akan menjadi keuntungan untuk dia di Timnas Indonesia maupun nanti saat bersama kami kembali," tegas Wildansyah.

Genta merupakan bagian dari skuad Timnas Indonesia U-19 yang sempat mengikuti TC di Spanyol pada Desember 2020. Kemudian ia juga dipercaya promosi ke Timnas U-23 proyeksi SEA Games 2021 dan ikut pemusatan Timnas senior pada bulan Februari 2021.

Debutnya bersama Timnas Indonesia senior terjadi pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Thailand. Merah-Putih mencatatkan satu-satunya poin selama babak kualifikasi tersebut dengan raihan hasil imbang 2-2.

Pada Mei kemarin, Genta yang merupakan satu dari delapan eks Timnas Indonesia U-19 di skuad senior mengaku nyalinya tak ciut meski harus bersaing dengan pemain lainnya.

"Kita sama-sama bermain bola, cuma beda umur dan tahun kelahiran. Jadi, rasanya saya cukup yakin untuk berhadapan dengan pemain senior," kata Genta Alparedo.

 

3 dari 3 halaman

Jejak Karier

Genta Alparedo
Gelandang Semen Padang, Genta Alparedo, mendapatkan panggilan Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia. (dok. PSSI)

Genta Alparedo merupakan gelandang potensial yang punya kemampuan menjelajah di lini tengah. Dia bisa diandalkan sebagai gelandang serang hingga sayap kiri.

Pemain kelahiran Padang, 7 Oktober 2001 ini sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari untuk bisa tampil maksimal pada pemusatan latihan Timnas Indonesia. Fokusnya adalah meningkatkan kualitas fisik yang selama ini diinstruksikan oleh pelatih Shin Tae-yong.

Gelandang berusia 19 tahun tersebut tak canggung, harus bersaing dengan deretan nama seperti Evan Dimas, Egy Maulana Vikri, atau Witan Sulaeman. Genta merasa bangga bisa mendapatkan jalan impiannya tersebut dengan begitu cepat.

Bahkan ketika sepak bola dihantam pandemi COVID-19 sejak 2020, ia masih mendapat kepercayaan bahkan oleh Shin Tae-yong. Genta Alparedo mengaku tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas berkarier lebih tinggi di sepak bola.

Tidak banyak yang mengetahui proses perjalanan karier Genta di lapangan hijau. Sebagai pemain berbakat asal Sumatra Barat, Genta Alparedo memang sudah menekuni sepak bola sejak muda, seperti yang diceritakan dalam kanal youtube MinangSatu, pada April lalu.

"Saya pertama kali belajar sepak bola pada umur 9 tahun. Ketika itu masih duduk di kelas 3 SD, ikut O2SN untuk SD 28 Korong Gadang yang berada di dekat rumah. Kemudian lanjut pada usia 11 tahun saya ikut sepupu saya main di SSB Putra Brandon, hanya sekitar satu minggu latihan," ujar Genta Alparedo.

"Mulai lagi belajar sepak bola pada 2010 dan ikut Piala Danone. Kemudian pindah ke SSB Ranah Minang. SMP kelas 2 saya ikut seleksi PPLP Sumbar, tapi tidak lolos. Kemudian saya fokus ikut Popwil Aceh dan mendapatkan medali perunggu."

"Kemudian lolos Popnas dan tampil di Porprov Padang Pariaman membela tim Solok Selatan. Saat itu mendapatkan medali perak. Saya juga pernah ikut Piala Minangkabau dan mendapatkan predikat sebagai gelandang terbaik," kenang pemain kelahiran 7 Oktober 2021 itu.

Karier Genta Alparedo terus menanjak dari tahun ke tahun. Terutama saat mendapatkan kesempatan masuk di tim Elite Pro Academy (EPA) Semen Padang pada 2019.

Bahkan dengan cepat ia berhasil masuk seleksi tim senior Kabau Sirah. Hingga untuk pertama kalinya dipanggil dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Yogyakarta.

Ia ikut ambil bagian dalam skuad yang digembleng pelatih asal Korea Selatan itu selama di Eropa pada 2020.

Lanjutkan Membaca ↓